Categories: Nasional

Akibat Pemberitaan, Jurnalis Bersama Ibunya Dianiaya

MEDAN (RIAUPOS.CO) – Seorang wartawan media online di Kota Pematangsiantar Irfan Nahampun bersama ibunya L br Manik menjadi korban penganiayaan. Penganiayaan itu terjadi di kediaman korban di Jalan Naga Terbang, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Ahad (29/12), sekira pukul 15.30 WIB.

Diketahui pelaku bernama JP alias N, yang diketahui beralamat di Kecamatan Siantar Timur dan selama ini diduga sering mengedar narkoba jenis sabu.

Disebutkan awalnya Irfan mendapat teror melalui telepon selulernya.“Waktu itu aku sedang minum kopi, tiba-tiba dia menelepon. Dibilangnya, di mana kau. Mau ku bunuh kau. Tiba-tiba dia (N,red) udah datang aja naik sepedamotor. Langsung dicekiknya,” ungkap Irfan.

Melihat itu, ibunda Irfan yang ketepatan berada di lokasi, berniat melepaskan anaknya dari cekikan pelaku. Saat itulah, N langsung mendorong ibu Irfan sampai jatuh, sehinga kakinya mengalami luka-luka. Selanjutnya, pria itu langsung pergi sembari berteriak mengancam Irfan. “Ku tunggu kau di simpang, ku bunuh kau nanti,” teriaknya saat itu.

Usai menganiaya Irfan, ternyata N kembali mengancam melalui pesan singkat. N menuturkan, akan menghabisi nyawa Irfan.“Kalo kw mau jadi diri mu sendiri atau pun mau jadi preman jangan pernah kw itu jadi kibus.Mati konyol pun kw bisa aja sekejap,” tulisnya sembari menyertakan 2 nama yang disebutnya sebagai Ketua OKP di kawasan Belawan.

Tak terima atas perlakukan yang dialaminya, Irfan didampingi sejumlah rekan-rekan wartawan kemudian membuat pengaduan ke Polres Pematangsiantar sesuai dengan Laporan Polisi Nomor: LP/634/XII/2019/SIJ/STR tanggal 29 Desember 2019.

N bahkan terus melancarkan ancaman ketika mengetahui bahwa Irfan telah melaporkan peristiwa itu ke polisi. “Kw tanya sama FS biar kw taw jelas. Gk kaleng-kaleng JP,” sambungnya lagi.

Akibat penganiayaan yang dilakukan N, ibu kandung Irfan, L br Manik harus mendapatkan perawatan medis di salah satu rumah sakit. N diduga menyerang Irfan karena merasa tak senang dengan pemberitaan oleh N terkait peredaran sabu-sabu. Kasat Reskrim Polres Siantar, Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi mengatakan telah menerima lapran Irfan.

“Pelaku masih dikejar anggota di lapangan,” katanya.

 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pretty Blossom Resmi Ekspansi ke Pekanbaru, Ramaikan Industri Wedding

Pretty Blossom Decoration resmi hadir di Pekanbaru dan ikut meramaikan expo wedding Maison Blush di…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Perlebar Jalan Alternatif untuk Atasi Macet Panam

Pemko Pekanbaru memperlebar Jalan Bangau Sakti sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Panam.

9 jam ago

Pengedar Sabu di Inhil Ditangkap, Polisi Sita 14 Paket Narkotika

Polsek Concong menangkap pria diduga pengedar sabu di Inhil. Pelaku sempat membuang barang bukti saat…

10 jam ago

Kejati Riau Kembali Geledah Kantor Disdikbud Rohil Terkait Dugaan Korupsi

Kejati Riau kembali menggeledah Kantor Disdikbud Rohil terkait dugaan korupsi proyek pembangunan sekolah tahun 2024.

10 jam ago

Diguyur Hujan Deras, Jalan Proklamasi Telukkuantan Kembali Banjir

Hujan deras menyebabkan Jalan Proklamasi Telukkuantan kembali banjir. BPBD Kuansing minta masyarakat tetap waspada.

10 jam ago

Trip.com Hadirkan BOOMBASTRIP 5.5, Tiket Pesawat Beli 1 Gratis 1

Trip.com menghadirkan promo BOOMBASTRIP 5.5 dengan tiket pesawat Beli 1 Gratis 1 dan diskon hingga…

10 jam ago