Categories: Nasional

Gempa 7 M Guncang Turki, 8 Meninggal dan 257 Luka-Luka

ISTANBUL (RIAUPOS.CO) — Gempa berkekuatan 7 magnitudo melanda Laut Aegean, Jumat (30/10) petang. Getarannya menghancurkan bagian barat Turki. Dilaporkan 8 orang meninggal dan 257 orang luka-luka akibat kejadian itu di Turki dan Yunani. Kemungkinan korban meninggal dan luka-luka bisa bertambah. Pasalnya tim penyelamat terus melakukan pencarian di reruntuhan bangunan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan analisa tentang gempa bumi dan tsunami di Turki. BMKG menyebut, gempa tersebut merupakan gempa tektonik dengan kedalaman 10 km di dasar laut.

"Hari Jumat, 30 Oktober 2020 pukul 18.51.26 WIB wilayah Kepulauan Dodecanese, Yunani diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo Mw=7,1. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 37.89 LU dan 26,84 BT, berlokasi di laut pada jarak 17 km arah barat laut Samos, Yunani pada kedalaman 10 km," ucap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, dalam keterangannya, Jumat (30/10).

Gempat tersebut dirasakan hingga di Turki, Yunani, Bulgaria, dan Makedonia Utara. Tak hanya itu, gempa ini mengakibatkan tsunami di beberapa lokasi. "Gempa bumi ini menimbulkan tsunami lokal yang tercatat di stasiun-stasiun tide gauge di Yunani, yaitu stasiun Syros ±8 cm, Kos ±7 cm, Plomari ±5 cm dan Kos Marina ±4 cm, sedangkan stasiun tide gauge di Turki tidak ada data," katanya.

Sementara CNN Turki melaporkan bangunan di sepanjang garis pantai dilaporkan mengalami kerusakan. Setidaknya, 20 gedung hancur di Izmir. Foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan mobil yang ringsek tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara itu, siaran TV memperlihatkan orang-orang berusaha menggali reruntuhan, mencari korban selamat. Juga, beredar video yang memperlihatkan air membanjiri jalanan. Kulkas, kursi, hingga meja mengambang terbawa derasnya air.

Wali Kota Seferihisar, Ismail Yetiskin, mengatakan gempa itu mengakibatkan kenaikan air laut.

"Sepertinya ada tsunami kecil," kata Yetiskin kepada wartawan NTV.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Persatuan Insinyur Geologi di Turki, Huseyin Alan. Seperti dilansir Aljazeera, Alan menyebut ada tsunami kecil di Seferihisar.

Selain di Izmir, Bornova dan Bayrakli juga menjadi daerah terdampak. Guncangan gempa menghancurkan beberapa gedung setempat, menurut Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu melalui Twitter.

"Tim penyelamat terus melakukan screening dan intervensi di lapangan, namun belum ada laporan korban luka maupun meninggal di kota-kota terdampak gempa," tuturnya. Selain di Turki, gempa juga terasa di Pulau Samos, Yunani. Bahkan, warga di ibukota Yunani yaitu Athena juga dikabarkan merasakan guncangan. Sebanyak empat orang di Turki tewas akibat gempa ini. Sementara di Yunani, sejumlah orang terluka.(int/jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Laporkan Sampah Menumpuk, Warga Ini Malah Dapat Reward dari Pemko Pekanbaru

Warga Pekanbaru dapat reward usai laporkan sampah menumpuk. Pemko dorong partisipasi publik wujudkan kota bersih…

6 menit ago

Kejar PAD Rp255 Miliar, Pemkab Kuansing Kerahkan PPPK Jadi Juru Pungut Pajak

Pemkab Kuansing sebar PPPK ke desa untuk genjot PAD Rp255 miliar, sekaligus dorong pajak, ekonomi,…

18 jam ago

Tingkatkan Literasi Siswa, Guru di Siak Wajib Kuasai Bahasa Indonesia dengan Baik

Disdik Siak tingkatkan literasi guru lewat PKBI, dorong penguasaan bahasa Indonesia demi meningkatkan kualitas belajar…

23 jam ago

Pemkab Rohul Ajukan Percepatan Jadwal Terbang JCH ke Batam, Ini Alasannya

Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…

2 hari ago

Kuansing Bersiap Jadi Tuan Rumah, 819 Peserta Ramaikan MTQ Riau

Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…

3 hari ago

Jalan Amblas Depan Kantor Gubernur Riau Langsung Diperbaiki, PUPR Bergerak Cepat

PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…

3 hari ago