Categories: Nasional

Jamaah Indonesia Hilang sejak di Muzdalifah

MAKKAH (RIAUPOS.CO) — Keberadaan Taspirin Wajat Ratam sampai sekarang belum diketahui. Jamaah haji dari kloter PLM-11 Embarkasi Palembang dilaporkan hilang sejak mabid di Muzdalifah pada 11 Agustus lalu. Petugas belum bisa menemukan pria 81 tahun tersebut.

Hilangnya Taspirin mencuat dari pengakuan sang istri yang bernama Sutirah. Posisi saat ini Sutirah dan seluruh jamaah haji Kloter PLM-11 sudah iba di Tanah Air. Cerita hilangnya Taspirin terjadi saat pelaksanaan mabid atau bermalam di Muzdalifah.

Saat itu Taspirin meminta diantar oleh istrinya ke toilet. Karena lokasi antara toilet dengan bus jamaah dekat, Sutirah menunggu suaminya itu di dalam bus. Namun setelah ditunggu sekian lama, Taspirin tidak kunjung muncul. Karena khawatir, Sutirah dan sejumlah jamaah mencari Taspirin di toilet. Namun sejak saat itu keberadaan Taspirin tidak diketahui sampai saat ini.

Atas kejadian tersebut Sutirah mengaku sedih dan menyesal. Sebab suaminya sempat dia tinggal sebentar ketika sedang berada di toilet. Dia masih berharap keberadaan suaminya itu ditemukan. Selama di Makkah hingga proses pemulangan Sutirah sedih dan menangis terus atas hilangnya Taspirin.

Ketua Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) 2019 Endang Jumali menuturkan memang benar ada laporan jamaah hilang atas nama Taspirin  Wajat Ratam. "Beberapa kali saya dapat laporan sudah kembali. Namun menghilang lagi," katanya kemarin (30/8).

Endang menjelaskan personel PPIH dari unsur perlindungan jamaah (linjam) dan lainnya masih terus mencari keberadaan jamaah tersebut. Kemudian juga berkoordinasi dengan rumah sakit di Arab Saudi. Sebab kasus hilangnya Taspirin sudah cukup lama yakni mulai proses mabid di Muzdalifah pada 11 Agustus lalu.

Untuk informasi lebih lanjut Endang meminta untuk konfirmasi ke Kepala Bidang Perlindungan Jamaah Jartul Mukhlis. Saat dikonfirmasi Jaetul belum bisa memberikan informasi yang panjang. "Masih belum ketemu," katanya singkat.

Sementara itu hingga malam tadi jumlah jamaah meninggal mencapai 378 orang. Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan jumlah jamaah haji wafat tahun lalu berjumlah 388 orang. Kemudian jumlah jamaah yang sudah tiba di Indonesia berjumlah 91.224 orang. (*)

Editor: Arif

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

13 jam ago

PSPS Pekanbaru Tambah Amunisi Muda, Eks Persebaya Dimas Wicaksono Resmi Bergabung

PSPS Pekanbaru merekrut Dimas Wicaksono, eks Persebaya yang punya pengalaman Liga 1, untuk memperkuat skuad…

14 jam ago

Belasan Tahun Buron, Pelarian Koruptor Retribusi Terminal Barang Dumai Berakhir di Aceh

Mantan PNS Dumai Tengku Muhammad Nasir ditangkap di Aceh setelah belasan tahun menjadi buronan dalam…

15 jam ago

Wali Kota Pekanbaru Tegas, Sekolah Tak Boleh Lagi Tahan Ijazah karena Tunggakan

Pemko Pekanbaru membuka pengaduan bagi warga yang ijazah anaknya masih tertahan karena tunggakan biaya pendidikan.

16 jam ago

Sengketa Kebun Sawit di Tambusai Utara Memanas, 25 Warga Jadi Korban Penyerangan

Sengketa lahan sawit 2.000 hektare di Rohul kembali memanas. Warga membantah klaim mediasi Agrinas dan…

16 jam ago

Puluhan Siswa di Kampar Mendadak Mual dan Muntah Usai Makan Menu MBG

Sebanyak 81 siswa SMK 1 Tapung Hulu diduga keracunan usai menyantap makanan MBG. Sampel makanan…

17 jam ago