Categories: Nasional

Kebun Tanaman Obat jadi Percontohan

PELALAWAN (RIAUPOS.CO) – Aktivitas mahasiswa Kukerta Terintegrasi Universitas Riau terus melakukan hal-hal kreatif. Kali ini dengan membuat kebun tanaman obat yang menjadi percontohan untuk dapat dikembangkan secara proporsional.
 Inovasi ini diwujudkan dengan memanfaatkan lahan pekarangan warga. Sehingga dapat menjadi solusi dalam memanfaatkan areal sekitar pemukiman dengan langkah yang kreatif dan berdaya guna.
  Menurut Koordianator Kelompok kukerta terintegrasi Universitas Riau di Desa Kiab Jaya Rio, inovasi tersebut berperan untuk memberikan edukasi ke masyarakat. Serta mengajak masyarakat setempat kembali ke sumber alami sebagaimana tradisi nenek moyang terdahulu.
 â€œKita mengharapkan dapat memberikan edukasi positif ke masyarakat.  Yakni dengan menjadikan tanaman obat di sekitar rumah sebagai obat pertolongan pertama bila warga menderita sakit,” paparnya, Rabu (31/7/2019).
 Untuk jenis tanaman obat yang ditanam merupakan jenis tanaman yang banyak ditanam oleh masyarakat. Seperti sirih merah, lidah buaya, kunyit, jahe dan lainnya, sehingga masyarakat tidak sulit menerapkan di pekarangan rumahnya.
“Nilai positifnya adalah lahannya menggunakan lahan pekarangan warga yang diarahkan oleh Sekrertaris Desa. Selain itu kami juga mendapat arahan dari dosen DPL, ungkap Rio didampingi Lovita anggota mahasiswa lainnya.
 Untuk kelanjutan tanaman ini, Tim mhs Kukwerta telah berkoordinasi dengan PPL setempat yaitu Yendriwati dalam mengajak kelompok binaanya agar dapat merawat dan melanjutkan kebun tersebut. Serta menyebarluaskan ke warga lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari kepala DesabKiab Jaya Herman yang mensuport kegiatan yang bernilai edukasi positif tersebut.
 Selanjutnya Herman mengatakan bahwa kegiatan mahasiswa Kukerta Terintegrasi di  desa Kiab Jaya yang kegiatannya berintegrasi dengan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Unri dalam hal ini diketuai Ir Syahrul, MS. “Ini juga sangat membantu kami, walaupun waktunya singkat tapi kegiatannya sangat dibutuhkan warga masyarakat seperti kebun apotek hidup ini,” imbuhnya.(s/rio)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Masjid Al-Jami’ Rambah Jadi Lokasi Penyembelihan Sapi Kurban Presiden

Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…

12 jam ago

Musda PPM Riau Tetapkan Suhardiman Amby Jadi Ketua Umum Secara Aklamasi

Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…

13 jam ago

Koperasi Merah Putih Hadir di Siak, Warga Desa Diharapkan Rasakan Manfaat Langsung

Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…

13 jam ago

SMKN Pertanian Pekanbaru Gandeng DUDI Sinkronkan Kurikulum dengan Dunia Kerja

SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…

13 jam ago

Sambut Waisak 2026, KBI Riau Salurkan Puluhan Paket Sembako di Kawasan Candi Muara Takus

KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…

13 jam ago

Menjelang Iduladha, Penjualan Hewan Kurban di Pekanbaru Mulai Menggeliat

Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…

13 jam ago