Categories: Nasional

Presiden Minta Masyarakat Tak Pilih-Pilih Vaksin

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden RI Joko Widodo mendorong masyarakat segera menerima vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster. Hal tersebut guna meningkatkan kekebalan imunitas sekaligus menjaga momentum pemulihan, tanpa harus memilih-milih jenis vaksin yang akan disuntikkan.

"Kita semua tidak boleh lengah, momentum pemulihan ini harus kita jaga. Untuk itu saya meminta masyarakat tetap melakukan vaksinasi Covid-19 secara lengkap dua dosis, ditambah vaksinasi booster (penguat, red) untuk mencegah penularan," ujar Presiden Jokowi dalam pernyataannya terkait Vaksinasi Covid-19 melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (30/5).

Jokowi bersyukur saat ini kondisi pandemi Covid-19 sudah melandai, aktivitas masyarakat sudah kembali normal, dan ekonomi masyarakat mulai bergerak kembali. Guna menjaga momentum itu, maka semua pihak tidak boleh lengah dan perlu segera menerima vaksin dosis ketiga atau penguat.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa vaksinasi penguat memiliki peran yang sangat penting. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan vaksinasi penguat dapat meningkatkan kekebalan imunitas hingga dua kali lipat, dibandingkan vaksinasi dosis kedua. "Vaksinasi booster ini juga diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan atau memiliki komorbid dari penularan Covid-19," jelasnya.

Presiden menyampaikan pemerintah memiliki stok vaksin penguat yang lebih dari cukup. Presiden minta masyarakat segera memanfaatkan fasilitas vaksin penguat yang disediakan secara gratis tersebut tanpa perlu memilih-milih jenisnya. "Jangan pilih-pilih jenis vaksin karena semua vaksin sama manfaatnya, untuk melindungi kita semua menghadapi pandemi. Mari kita jaga bersama-sama momentum baik ini, agar Indonesia makin pulih, dan ekonomi makin membaik," jelas Presiden Jokowi.(esi)

Laporan JPG, Jakarta

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

7 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

8 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

8 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

8 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

8 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

10 jam ago