di-australia-tingkat-penularan-corona-melambat
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jumlah kasus terkonfirmasi penyakit corona (Covid-19) di Australia telah melampaui 4.000 kasus meski tingkat penularannya menurun secara signifikan.
Menurut data terbaru dari Departemen Kesehatan Australia, hingga Senin (30/3) pagi waktu setempat telah tercatat 4.093 kasus terkonfirmasi corona di Australia.
Angka itu hanya naik 7,4 persen dari 3.809 kasus terkonfirmasi corona pada Ahad (29/3) pagi dan mencerminkan tren yang lebih luas, dengan peningkatan jumlah kasus sekitar 10 persen per hari sejak Kamis (26/3) lalu.
Sebagai perbandingan, selama bulan Maret, jumlah kasus terkonfirmasi corona yang tercatat di Australia naik sekitar 20-25 persen setiap harinya.
Brendan Murphy, Kepala Petugas Medis Australia, pada Ahad malam mengungkapkan bahwa otoritas kesehatan cukup yakin Australia dapat mendeteksi sebagian besar infeksi yang ada karena tingginya tingkat pengujian.
"Kita mengalami pertumbuhan kurva epidemiologi yang agak melambat, namun itu tidak cukup. Kita harus semakin memperlambatnya," tuturnya seperti dilansir Antara dari Xinhua.
Meski terdapat "tanda-tanda awal pelandaian kurva" infeksi, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt meminta warga Australia untuk tetap waspada.
"Kita harus semakin memperlambatnya dan kita harus menghentikan hal yang paling mencemaskan, yakni penularan di tingkat masyarakat."
"Hal-hal itu membuat kita khawatir karena jika terjadi penyebaran wabah di tingkat masyarakat, maka bisa lebih sulit dideteksi, karena itu kami telah memperluas kriteria pengetesan di area-area itu guna memastikan kami dapat mendeteksi dan mengendalikannya," imbuh sang menteri.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…