Kushal Punjabi. Foto Instagram
MUMBAI (RIAUPOS.CO) — Kushal Punjabi (37) ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Bandra, Mumbai bagian Barat, Kamis (26/12) malam waktu setempat.
Pemeran pengacara dalam serial Ishq Mein Marjawan itu diduga bunuh diri karena depresi.
Dilansir dari hindustantimes, Minggu (29/12), dugaan bunuh diri menguat setelah polisi menemukan catatan Kushal yang ditemukan di lokasi yang berisi There is no one responsible for my suicide atau tidak ada seorangpun yang bertanggung jawab atas bunuh diriku.
Deputi Komisasir Kepolisian, Paramjit Singh Dahiya DCP mengatakan catatan bunuh diri itu ditulis tangan.
Polisi sendiri sedang menginvestigasi penyebab kematian Kushal, di mana pada hari Kamis itu, orang tuanya mencoba menelepon sejak pukul dua siang namun tidak ada jawaban, hingga mereka akhirnya memutuskan mengunjungi korban.
Orang tua Kushal Punjabi sampai di apartemen pukul 22.30 malam dan menemukan pintu dalam keadaan terkunci.
Mereka berusaha membuka dan berhasil pada pukul 22.50, dan menemukan Kushal dalam keadaan kaku tak bernyawa.
Polisi menyatakan saat di apartemen, tidak ada orang selain Kushal. Sang istri juga tidak berada di India karena sedang pergi membawa anak mereka.
Sementara, unggahan foto Kushal terakhir di Instagram dibanjiri ucapan duka dan rasa terkejut rekan maupun penggemarnya. Dalam foto yang diunggah lima hari lalu itu, Kushal sedang bersama putranya.(chi/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…