JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Said Aqil Siradj positif terpapar Covid-19. KH Said Aqil positif setelah menjalani tes PCR beberapa waktu lalu.
“Saya izin Menyampaikan kabar berita bahwasannya pada Sabtu (28/11) pada pukul 19.30 WIB, hasil PCR swab test dari Profesor Doktor Kyai Haji Said Aqil Siradj menunjukkan hasil positif,” terang Sekretaris Pribadi Ketua Umum PBNU M Sofwan Erce dalam siaran YouTube NU Online, Senin (30/11).
Dalam hal ini, M Sofwan juga menyampaikan pesan dari KH Said Aqil kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu wajib memakai masker, wajib mencuci tangan, dan wajib menjaga jarak.
“Mari kita jaga pesan beliau bagi warga NU khususnya tetap patuhi protokol kesehatan, jangan lupa cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak,” jelasnya.
Dengan mematuhi protokol kesehatan, KH Said Aqil seperti yang dikatakan Sofwan meyakini bisa meminimalkan penularan Covid-19. Apalagi kasus penularan saat ini masih fluktuatif, bahkan meningkat.
“Dengan itu semua InsyaAllah kita akan bersama-sama terhindar dan mampu mengatasi dan melewati Covid-19 ini dengan baik,” ucap Sofwan.
Saat ini KH Said Aqil tengah menjalani perawatan intensif sebagai pasien Covid-19 di rumah sakit di Jakarta. Meski dinyatakan positif, kata Sofwan kondisi KH Said Aqil stabil.
“Covid-19 ini bukan aib, Covid-19 ini bukanlah hal yang buruk dan bisa menimpa siapa saja, dari latar belakang apa saja. Mohon doa dari bapak/ibu sekalian, warga NU khususnya, mohon doa untuk kesembuhan dan kekuatan beliau menjalani masa-masa penyembuhan ini,” tutup Sofwan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…