Maudy Ayunda. (INTERNET)
RIAUPOS.CO — Komentar warganet di negeri ber-folower ini memang luar biasa berdampak. Artis Maudy Ayunda (24), merasakan sendiri. Terutama yang membahas penampilan. Dia mengategorikan komentar yang diterima di media sosial (medsos) menjadi dua.
"Satu yang membuat aku tadinya pede malah jadi kepikiran, yang kedua komentar tentang sesuatu yang mulanya aku sudah insecure ternyata semakin di-highlight," ujarnya.
Maudy tak sendiri. Dia menerima banyak curhatan tentang komentar buruk penampilan yang membuat down. Lulusan University of Oxford, Inggris, itu akhirnya mengangkat kampanye untuk melawan beauty bullying.
Salah satu resep melawan hal itu adalah mengembangkan diri. Selain itu, meyakini bahwa cantik bukan semata penampilan fisik. Dia juga selalu mengingat bahwa komentar orang lain, terutama yang negatif, tidak boleh terlalu memengaruhi diri. "Karena kita mesti punya value sendiri. Punya penilaian sendiri tentang makna cantik," tuturnya.(mam/c25/ayi/jpg)
>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…
Imlek 2577 di Pekanbaru tanpa kembang api. Sebanyak 888 lampion dipasang dan perayaan bersama digelar…
Dua tas mencurigakan di Masjid Al-Khairat Sukajadi sempat diduga bom. Polisi pastikan hanya berisi barang…
RAPP peringati Bulan K3 2026 dengan upacara keselamatan kerja, tegaskan komitmen budaya kerja aman dan…