Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengingatkan kepada semua pihak yang ingin merusak stabilitas negara agar menahan perbuatannya. Ryamizard mengaku TNI akan turun langsung untuk menertibkan pihak-pihak tersebut tanpa ampun.
’’Katanya akan ada kerusuhan lagi, Juni lebih besar, itu pernyataan kurang baik. Mari kami antisipasi. Saya ajak semua pihak yang kurang puas untuk tidak melakukan kerusakan. Yang susah bukan 01-02 (Jokowi – Prabowo, red), rakyat rugi, ada yang mati,’’ kata Ryamizard di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (30/5).
Sejauh ini, Ryamizard melihat kondisi keamanan dalam negeri tidak terlalu parah, sehingga masih menjadi tanggung jawab polisi. Namun, jika gerakan massa sudah mengganggu kedaulatan dan keutuhan negara, termasuk di situ ada masalah ideologi, maka TNI akan bergerak.
Kecelakaan di Tol Permai libatkan minibus dan truk mogok, satu tewas dan tiga luka berat.…
Puluhan guru bantu di Kampar belum menerima honor selama 4 bulan. DPRD dorong solusi cepat…
Pemko Pekanbaru beri penghargaan kepada warga Binawidya yang melaporkan lokasi sampah ilegal, dorong partisipasi publik…
RS Pratama Penyagun di Meranti belum beroperasi meski sudah dibangun Rp42 miliar. Kendala izin dan…
Hujan deras picu banjir di Pekanbaru, enam warga dievakuasi di Rumbai Timur, sementara genangan di…
PSPS Pekanbaru menang 4-2 atas Persekat Tegal. Gamaroni tampil gemilang dengan hattrick dalam laga Pegadaian…