Categories: Nasional

Gembira Tidak Harus Mewah

Kita sudah memasuki akhir bulan Ramadan. Namun akhir Ramadan jangan diabaikan sebab mungkin saja turunnya malam lailatulqadar itu pada malam 29 Ramadan. Makanya gunakan malam terakhir Ramadan untuk beribadah, mulai dari berzikir, salat sunnah, membaca Alquran, dan ibadah lainnya.

Menjelang akhir Ramadan ini, biasanya umat Islam disibukkan dengan persiapan menyambut Idulfitri. Bagi yang akan pulang kampung,  biasanya menyiapkan kendaraan, membeli tiket, dan perlengkapan lainnya. Itu wajar sebab sudah lama umat Islam tidak pulang kampung tersebab hambatan pandemi Covid-19.

Jika selama dilarang balek kampong, tahun ini pemerintah membolehkan, dengan syarat mengikuti protokol kesehatan dan memastikan bahwa perjalanan menuju kampung aman sehingga selamat dalam perjalanan.

Di negara lain tidak ada balek kampong, yang ada hanya di Indonesia, Malaysia dan Brunei, di Timur Tengah tidak ada istilah balek kampong. Ini menarik, budaya balek kampong itu memberikan kesan bahwa jika Idulfitri tidak balek kampung, resanya ada yang kurang. Kasihan orang tua dan keluarga besar di kampung menunggu kedatangan kita.

Balek kampong ada sisi baiknya, dari sisi ekonomi, terjadi perputaran uang ke daerah sehingga daya beli di daerah pun meningkat. Sudah dua hari raya berlalu tanpa kehangatan, saling bersalaman, barakan (tradisi saling mengunjungi di Pulau Bengalis), dan tradisi lainnya.

Setelah berpuasa penuh sebulan lamanya, maka saatnya mendapatkan kebahagian, yakni berhari raya. Berhari raya tidak harus mewah, serbabaru semuanya, tetapi mensyukuri nikmat Allah, bahwa bisa berpuasa penuh selama Ramadan. Bisa melaksanakan Salat Tarawih selama sebulan, dan bisa mengkhatamkan Alquran dan ibadah lainnya. Itu yang patut disyukuri.

Jangan lupa membayar zakat fitrah, sebab waktu untuk membayar zakat fitrah semakin sempit. Jangan biarkan diri kita lalai dengan aktivitas memyambut Ramadan, namun akhirnya lupa membayar zakat fitrah.

Jika puasa Ramadan mengajarkan diri kita untuk hidup sederhana, maka menyambut Idulfitri juga hendaknya dengan sederhana, qonaah (merasa cukup), dan perilaku baik lainnya. Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari puasa Ramadan.***

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

6 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

8 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

8 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

9 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

9 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

12 jam ago