parkir-liar-dan-pkl-samping-mal-ska-kembali-marak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meski sudah dilakukan penertiban berkali-kali oleh Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru melalui Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, namun parkir liar dan pedagang kaki kima (PKL) kembali marak di samping Mal SKA Pekanbaru, Jalan Tuanku Tambusai, Senin (27/1) malam.
Dari pantauan Riau Pos, Senin (27/1) malam sekitar pukul 20.30 WIB terlihat sejumlah PKL dan parkir liar kembali marak di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di samping Mal SKA Pekanbaru. Terlihat PKL berjualan bakso. Dan parkir kendaran roda dua maupun roda empat di badan jalan. Memang tidak terjadi kemacetan karena arus lulintas tidak terlalu padat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Khairunnas membantah kalau masih adanya PKL dan parkir liar di Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di samping Mal SKA Pekanbaru. Menurutnya petugas Dishub rutin menggelar patroli ditempat tersebut mulai sejak pagi hingga malam hari.
"Sudah tidak ada lagi PKL maupun parkir liar di samping Mal SKA Pekanbaru itu. Sudah kita tertibkan. Bahkan personil juga sering patroli bahkan berjaga ditempat tersebut," ujarnya kepada Riau Pos, Selasa (28/1).
Khairunnas menghimbau kepada masyarakat masyarakat agar tetap patuh pada rambu-rambu parkir yang ada. Jangan parkir pada sembarangan tempat karena akan mengganggu kendaraan lain yang melintas. Sebelumnya, Dishub melakukan penertiban parkir liar di Pasar Pagi Arengka Pekanbaru. Puluhan kendaraan roda dua ditertibkan karena parkir diruas badan jalan sehingga kerap menyebabkan kemacetan.(dof)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…