PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – MIRA adalah mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi di Riau. Karena situasi pandemi yang masih berlangsung, kampusnya melaksanakan pembelajaran secara daring atau online.
Pagi itu, Mira segera memasukkan kode ke sebuah aplikasi untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar. Ia mengikuti perkuliahan sambil mengerjakan tugas mata kuliah lainnya. Setelah selesai mengerjakan tugas ia kembali berfokus ke laptopnya.
Namun ia merasakan keganjilan, pasalnya materi yang disampaikan dosen sama sekali asing
bagi Mira. Meskipun ia tidak mengenali wajah dosen karena selalu pertemuan daring, Mira yakin jika ia mata kuliah yang sedang berlangsung tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan materi jurusannya.
Mira pun berpikir ia telah salah masuk kelas, dan ia memberanikam diri untuk menanyakan di ruang chat, mata kuliah apa yang sedang diajarkan. "Maaf sebelumnya, ini kelas apa ya?" ketiknya.
Benar saja, seseorang membalas jika kelas lain yang bukan dari jurusan Mira. Yang lebih parah lagi, kelas yang diikuti Mira tersebut, juga bukan dari kampus tempat Mira menimba ilmu.
"Alamaak, gak cuma salah kelas, tapi salah kampus juga," ujar Mira.
Mira pun mengetikkan tulisan maaf di ruang chat, dan memohon diri untuk keluar karena tak seharusnya ia di sana.
"Maaf, tadi salah masukkan kode," tulis Mira.(anf)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.