Categories: Indragiri Hilir

Tanah Tiba-Tiba Amblas, Abrasi Sungai di Inhil Hancurkan 6 Rumah

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Bencana abrasi kembali melanda kawasan Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), di mana tebing sungai di Dusun 2 Sungai Udang, Desa Sungai Nyiur, mendadak amblas dan menghancurkan enam rumah warga hingga rusak berat pada Selasa (14/7/2026) sekira pukul 09.30 WIB.

Dampak dari tanah yang amblas ini membuat 11 kepala keluarga dengan total 17 jiwa terpaksa kehilangan tempat tinggal. Selain enam bangunan yang hancur, satu rumah warga lainnya kini dalam posisi rawan roboh jika abrasi kembali terjadi. Kejadian ini juga dilaporkan merusak lima fasilitas umum yang ada di sekitar lokasi.

Berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan, penurunan tanah ini diduga kuat terjadi karena karakteristik tanah tebing yang tidak stabil. Situasi tersebut kian memburuk saat air sungai mulai surut, membuat dinding pembatas sungai kehilangan kemampuan untuk menopang beban bangunan di atasnya.

Merespons kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil langsung bergerak ke area bencana. Mereka segera berkoordinasi dengan aparatur desa dan pihak terkait lainnya untuk melakukan pendataan korban sekaligus memberikan pertolongan pertama di lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Inhil, R. Arliansah, menjelaskan bahwa petugas di lapangan masih memantau pergerakan tanah secara ketat. Hal ini dilakukan karena ancaman longsoran baru masih mengintai pemukiman warga yang berdiri di tepi sungai.

“Saat ini TRC sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan,” ungkap R. Arliansah.

Ia menambahkan, pihak BPBD bakal segera melakukan penilaian cepat guna menyusun langkah penanggulangan yang tepat. Proses ini diharapkan bisa mendorong kerja sama dari berbagai instansi agar pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih optimal.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa yang dilaporkan dalam musibah ini. Kendati demikian, masyarakat yang menetap di sepanjang pinggiran sungai diimbau untuk tetap siaga, sebab struktur tebing sungai dinilai masih rawan runtuh sewaktu-waktu. (*2)

Redaksi

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago