Assalamualaikum pak bupati. Apakah di tahun 2020 ini masih dilanjutkan pembangunan jembatan di Desa Peladangan Kecamatan Batang Peranap? Karena jembatan alternatif sebagai pengganti sudah mulai rusak.
085374101XXX
RENGAT (RIAUPOS.CO) — Mobil truk angkutan buah kelapa sawit nyaris terjun bebas saat melintasi jembatan di Sungai Batang Kelawaran menghubungkan Desa Peladangan dengan Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), pada Jumat (25/9) akhir pekan kemarin.
Pasalnya, kondisi jembatan didaerah itu mengalami rusak berat. Sehingga saat dilalui mobil kendaraan roda empat maupun roda dua perlu ekstra hati-hati. Karena lantai jembatan yang terbuat dari papan mulai rapuh dan sudah berlubang.
Jembatan tersebut merupakan jembatan alternatif. Karena jembatan yang lama, sedang dalam tahap pembangunan. Namun pada tahun 2020, pembangunan jembatan tersebut tidak dilanjutkan.
"Jembatan alternatif itu sudah beberapa kali diperbaiki oleh Pemerintahan Desa Peladangan dan masyakarat setempat secara swadaya. Namun, kondisinya tetap saja memprihatinkan," ujar Gunawan salah seorang warga Desa Pintu Kayu, Senin (28/9) Menurutnya, warga dengan terpaksa harus menggunakan jembatan darurat, karena satu-satunya akses terutama untuk membawa hasil perkebunan ke pabrik. Makanya, warga bersedia memperbaiki dengan cara swadaya.
Sementara itu, Kepala Desa Peladangan Prasetyo mengatakan bahwa, kondisi papan jembatan itu sudah lapuk hingga ban mobil terperosok dan membuat truk angkutan buat sawit nyaris masuk ke sungai. "Benar, kejadiannya kemarin. Mobil angkutan buat sawit nyangkut ditengah-tengah jembatan. Tapi paginya sudah dievakuasi," sebutnya.
Atas nama masyarakat Desa Peladangan dan desa lainnya berharap kepada Pemerintahan Daerah agar pembanguan jembatan penghubung itu segera dilanjutkan kembali. Pasalnya jembatan darurat yang ada saat ini sudah mau rusak.
Ditempat terpisah Plt Kepala Dinas Perkejaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu Bobby Mauliantino ST MT mengatakan bahwa, pada tahun ini pembangunan jembatan di Desa Peladangan belum bisa dilanjutkan. "Tahun ini termasuk salah satu pekerjaan yang ditunda, karena refocussing anggaran," ucapnya.
Menurutnya, penganggaran untuk pembangunan jembatan tersebut baru kembali dianggarkan pada tahun depan. "Mudah-mudahan tahun depan dapat kembali anggarkan ulang,” harapannya. Pembangunan jembatan di Desa Peladangan yang sudah berjalan tambahnya, masih tahap awal yakni struktur bawah. "Pada tahun depan hendaknya dapat dianggarkan tuntas," tutupnya.(kas)
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…