baranusa-pak-jokowi-kami-tahu-anda-tertekan-segera-lockdown
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) Adi Kurniawan mendesak Presiden Jokowi segera melakukan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (COVID-19).
Adi mendasari pandangannya menyikapi jumlah korban akibat pandemi Covid-19 yang terus bertambah secara signifikan.
Ia menilai kebijakan lockdown merupakan pilihan paling logis bagi keselamatan rakyat Indonesia saat ini.
"Cuma sampai sekarang belum juga diberlakukan. Pak Jokowi, ada apa denganmu? Negara lain umumnya melakukan lockdown. Cuma Indonesia saja yang kesannya masih sok kebal. Mau menunggu berapa banyak lagi yang menjadi korban?" ujar Adi di Jakarta, Ahad (29/3).
Menurut Adi, beberapa negara juga telah meminta warganya keluar dari Indonesia. Hal itu bisa jadi menunjukkan ketidakpercayaan dengan cara Indonesia menangani Covid-19.
Untuk Itu, Adi berharap Presiden Jokowi mau melakukan lockdown. Jangan sampai terlambat, karena hanya akan membuat keadaan semakin sulit ditangani nantinya.
"Jangan dengarkan beberapa orang yang memiliki kepentingan yang menolak Anda (Presiden Jokowi) melakukan lockdown. Kami tahu bahwa Anda tertekan. Ayo Pak Jokowi, segera lockdown. Kerahkan semua anggaran, termasuk gaji Anda dan pejabat lain. Selamatkan rakyat dari ancaman wabah virus corona dan krisis ekonomi," pungkas Adi. (gir/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…
DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.
Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…
Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…
Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…
Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…