Categories: Nasional

KBRI Seoul Ditutup Sementara

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Korea Selatan menjadi negara kedua setelah Cina dengan kasus terbanyak terpapar virus corona jenis baru. Hingga Jumat (28/2), di Korsel ada 2.337 kasus dengan jumlah kematian mencapai 14 orang. Korsel sendiri sudah menaikkan status waspada wabah virus corona dengan red alert.

Terkait hal itu, Kedutaan Besar RI (KBRI) dan Pusat Promosi Investasi Indonesia (IIPC) di Seoul, Korea Selatan, ditutup sementara mulai Jumat (28/2). Itu sebagai upaya pencegahan penularan virus corona jenis baru atau COVID-19.

Penutupan sementara KBRI dan IIPC Seoul sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian hari. Hal itu dilakukan setelah muncul satu kasus positif virus corona yang dekat dengan kompleks KBRI Seoul maupun kantor IIPC yakni di kawasan Yeouido.

"Penutupan layanan ini hanya bersifat sementara, untuk memastikan kondisi pelayanan yang kondusif sehubungan dengan merebaknya wabah virus COVID-19 yang sudah menjangkiti korban dengan radius dekat kantor pelayanan KBRI," ujar Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/2).

Kebijakan tersebut juga sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat untuk mengurangi pengumpulan orang dalam jumlah besar pada satu waktu dan satu tempat.

Menyusul pengumuman penutupan sementara tersebut, staf KBRI dan IIPC Seoul akan bekerja dari tempat tinggal masing-masing. Loket layanan publik untuk pengurusan visa, paspor, dan jasa-jasa konsuler juga sementara ditutup. Untuk kasus-kasus darurat bisa menghubungi telepon hotline pada nomor +82-10-5394-2546.

Duta Besar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi bersama tim inti Satgas Bahaya COVID-19 terus bekerja penuh di Posko KBRI Seoul dan Posko Aju yang terletak di dekat Daegu. Tentunya untuk terus melakukan langkah-langkah perlindungan WNI di Korea Selatan.

Nomor telepon hotline Posko KBRI Seoul +82-10-5450-2181, sedangkan nomor telepon hotline Posko Aju +82-10-3601-9980. Langkah-langkah pengamanan ekstra dan sterilisasi kompleks KBRI Seoul dan kantor IIPC Seoul terus dilakukan.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Satu Pengendara Motor Meninggal di TKP

Kecelakaan maut di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, pemotor tewas diduga melawan arus usai tabrakan dengan…

19 jam ago

HSBL 2026 Resmi Dimulai, Rengat Jadi Pembuka Ajang Basket Pelajar

HSBL 2026 resmi dimulai di Rengat. Tujuh tim pelajar siap bertanding dalam ajang basket terbesar…

19 jam ago

Cuaca Madinah Tembus 43°C, JCH Riau Alami Gangguan Kesehatan Ringan

Cuaca ekstrem di Madinah capai 43°C, sejumlah jemaah haji Riau alami gangguan ringan. Gelombang I…

20 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tertibkan PKL di Jalan Protokol, Lapak Diangkut

Satpol PP Pekanbaru bongkar puluhan lapak PKL di jalan protokol karena melanggar aturan dan abaikan…

23 jam ago

BBM Langka, Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Ikut Merangkak Naik

Harga sembako di Pekanbaru naik akibat BBM langka dan cuaca. Warga manfaatkan pasar murah untuk…

23 jam ago

Minim Marka Jalan, Keselamatan Pengendara di Kuansing Jadi Sorotan

Banyak ruas jalan di Kuansing minim marka dan rambu. Dishub akui keterbatasan anggaran, targetkan perbaikan…

23 jam ago