Categories: Nasional

Saat Kera-kera “Serbu” Kantor Gubernur Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Raungan suara "kera" silih-berganti bersahutan di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (29/1) sore. Ratusan pasang mata menyaksikan secara langsung para "kera" yang diperankan oleh para anak muda dari Komunitas Syair Kera Network Pekanbaru.

Dengan mengenakan pakaian serba hitam, kain sarung serta wajah yang dirias layaknya kera. Para pelakon tersebut berlarian dan ada juga yang membacakan "Syair Kera" karya almarhum Tenas Effendy. Para pelakon begitu tampak menjiwai perannya masing-masing.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Al azhar mengatakan, "Syair Kera" adalah salah satu karya almarhum H Tenas Effendy. Syair ini bercerita tentang hewan-hewan yang hidup di hutan rimba. Mereka cemas tempat tinggalnya akan hilang, karena ada manusia mau mengubahnya menjadi kebun yang luas.

"'Syair Kera' ditulis oleh almarhum Tenas Effendy pada tahun 1995. Pada masa itu, hutan rimba sudah banyak yang rusak," katanya.

Dikatakan Al azhar, almarhum Tenas Effendy menulis "Syair Kera" sebelum Riau dilanda kabut asap. Atau dengan kata lain, syair ini ditulis mendahului fenomena Riau yakni di kala musim kering dilanda asap, dan musim hujan dilanda banjir.

"Alasan beliau menulis 'Syair Kera' ini yakni, beliau menganggap manusia saat ini sudah sulit untuk mengikuti perkataan manusia lainnya dalam menjaga alam. Untuk itu, ia berusaha menyampaikan suara hewan sebagai makhluk Tuhan agar manusia bisa lebih sadar dan bersabar dalam menjaga lingkungan," sebutnya.

Pementasan "Syair Kera" ini dalam rangka Kolaborasi Hentikan Polusi Asap Pembakar Hutan dan Lahan kerja sama Jikalahari dan Syair Kera Network, yang didukung Al azhar. Pementasan teaterikal ini untuk mengingatkan pemerintah dan masyarakat bahwa musim kemarau akan datang sebentar lagi memasuki Februari 2020.

Laporan: Soleh Saputra
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

1 hari ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

1 hari ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

1 hari ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

1 hari ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago