kecelakaan
SUATU hari Via hendak berkunjung ke rumah temannya yang berbeda di kecamatan. Ia mengendarai sepeda motor seorang diri.
Saat di perjalanan dan akan menyeberang di sebuah perempatan, tiba-tiba seorang pria yang juga mengendarai sepeda motor memotong Via dan langsung berbelok.
Via yang terkejut tak sempat mengerem sehingga tabrakan tak bisa dielakkan. Mereka berdua sama-sama terjatuh di aspal, dan Via jatuh terlentang. Ia shock dan masih berbaring, belum sanggup mengembalikan pikirannya.
Tiba-tiba, terdengar suara ibu-ibu yang panik dan berteriak-teriak khawatir.
"Aduh, tolongin itu jatuh, bayinya gimana ini? Mana lagi hamil,"ucapnya.
Perlahan-lahan Via tersadar dan bingung hendak menangis atau tertawa. Ia ingin menangis karena rasa sakit akibat terjatuh, tapi ingin tertawa karena ia tidak hamil. Ia mengakui jika perutnya memang buncit, tapi ia belum menikah dan tidak hamil.
"Alamaak…! Disangka hamil pula,"ujar Via dalam hati.
Kendati demikian, Via memilih diam agar tidak semakin malu.(anf)
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…
Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…
SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…
PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…