Categories: Nasional

Pelabuhan Rawan Penyeludupan

DUMAI (RIAUPOS.CO) —  Pelabuhan Bandar Sri Junjungan rawan penyeludupan. Hal itu terbukti Kantor Pengawasan dan Penindakan Bea dan Cukai (KPPBC) Dumai berhasil menggagalkan penyeludupan ratusan handphone (hp) asal Batam Kepulauan Riau, Senin (16/12) lalu. Satu anak Buah Kapal (ABK)  Kapal Batam Jet 2 di amankan karena diduga terlibat dalam aksi penyeludupan. Totalnya ada 113 Handphone tanpa dokumen resmi yang di amankan.

Penangkapan itu berawal dari informasi serta analisa sarana pengangkut dan analisa penumpang terkait adanya pemasukan barang-barang berupa Smart phone tanpa dokumen asal Batam yang masuk melalui pelabuhan Dumai.

Di mana petugas Bea Cukai Dumai melakukan pemeriksaan terhadap sarana pengangkut yaitu Kapal Ferry Batam Jet 2 dari Batam tujuan akhir Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Kota Dumai.

Dalam pemeriksaan awal ditemukan 3 karsus yang disembunyikan atau diletak tidak pada tempat semestinya tepat barang-barang bawaan penumpang. Hingga dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh anak buah kapal (ABK) Batam Jet 2, petugas kembali menemukan 2 kardus berisikan barang elektronik tersebut.

"Berdasarkan informasi masyarakat Tim Bea Cukai Dumai menindaklanjuti dengan melakukan ship search terhadap Kapal Ferry MV Batam Jet 2 ketika sandar di Ponton Pelabuhan Bandar Sri junjungan Dumai," ujar Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Dumai, Gatot Kuncoro, Jumat (27/12).

Ia mengatakan saat dilakukan pemeriksaan kapal kata Gatoto, ditemukan 3 karton berisi handphone ditempat tersembunyi dan kemudian Tim mengumpulkan seluruh ABK dan menanyakan siapa pemilik atau yang memasukkan barang tersebut keatas kapal, namun tidak ada yang mengaku.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap ABK yang dicurigai dan membuahkan hasil. Dimana yang bersangkutan mengakui dirinya telah memasukkan handphone kedalam kapal dan yang bersangkutan juga menunjukkan tempat menyembunyikan 2 karton lagi. Sehingga jumlah keseluruhan barang yang diseludupkan ada 5 karton," sebutnya.

Gatot juga mengatakan dari 5 Kardus yang ditemukan semuanya berisi smartphone.

"Barang bukti didapatkan 5 kotak berisi Iphone 60 unit fullset dan 20 unit batangan. 33 unit android fullset. Penindakan dilakukan karena atas barang barang tersebut tidak dilidungi dokumen baik manifes maupun dokumen pabean sebagaimana dipersyaratkan atas barang eks kawasan bebas," jelas Gatot Kuncoro

Bahkan lanjut Gatot menjelaskan, selain mengamankan 5 kardus Handphone mereka juga menahan salah seorang ABK Kapal Ferry Batam Jet 2 dengan inisial (M).

"kita telah melakukan proses penyidikan dengan pelaku inisial M telah dititipkan ke Rutan Dumai, sementara barang bukti telah kita amankan di Kantor Bea Cukai Dumai, guna proses hukum lebih lanjut," tutupnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Satu Tahun Kepemimpinan, Agung Nugroho Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan

Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…

4 jam ago

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…

4 jam ago

Dua Bulan Tanpa Hujan, Bengkalis Mulai Kekurangan Air Bersih

Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…

4 jam ago

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

2 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

2 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

2 hari ago