Categories: Nasional

Ketum PB HMI: Mahasiswa Jangan Hanya Demo Satu Dua Kali!

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam aksi demonstrasi mahasiswa harus jadi pemicu semangat dalam melanjutkan perjuangan. Mahasiswa harus terus bergerak dan turun ke jalan mengawal apa yang jadi substansi dasar perjuangan.

"Mahasiswa jangan hanya demo satu dua kali. Demonya harus berkelanjutan, dengan catatan yang diperjuangkan murni untuk kepentingan rakyat dan bukan karena pesanan," kata Ketum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) R Saddam Al Jihad dalam dialog Trijaya di D'consulate, Sabtu (28/9).

Meski begitu menurut Saddam, gerakan-gerakan mahasiswa harusnya dimulai dengan kajian, kemudian pascaaksi dievaluasi bersama. Evaluasi penting untuk melihat apakah gerakan mahasiswa tetap fokus pada substansinya.

Sejauh ini, kata Saddam, aksi mahasiswa masih on the track. Dia berharap aksi ini tetap tulus dan tidak berubah haluan. Indikatornya dilihat dari tidak berhentinya sikap kritis mahasiswa.

Dia meminta para aktivis mahasiswa untuk terus berjuang terutama memulangkan rekan-rekannya yang masih ditahan aparat. Sebab, pascaaksi sepertinya tidak ada perhatian kepada mahasiswa yang ditahan.

"Ke mana para pengurus BEM, justru HMI yang berjuang memulangkan teman-teman mahasiswa seperti di Cikarang kami bebaskan 50-an orang," tanyanya.

Dia menambahkan, HMI akan membuat kajian nasional yang nantinya dibawa untuk audiensi dengan pemerintah maupun DPR atau bahkan jadi tuntutan aksi. "Jangan setengah-setengah berjuang atau hanya parade aksi. Harus dibangun gerakan simultan," serunya.

Dukungan akan aksi demo lagi juga disampaikan Irfan Aulia. Pakar psikolog politik. Menurut dia, kerja mahasiswa ya demo untuk menyuarakan aspirasi rakyat.

Kalau mahasiswa hanya maunya belajar lebih baik kuliah sampai doktoral kemudian jadi dosen atau peneliti. Atau kalau mahasiswanya hanya senang cari panggung lebih fokus jadi anggota DPR RI.

"Dosen dan peneliti itu kerjanya di kampus. Yang suka cuap-cuap ya jadi politikus. Kalau mahasiswa ya kerjanya turun ke jalan sebagai pembawa aspirasi rakyat," sergahnya. (esy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

22 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

22 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

22 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

22 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago