bisnis-karaoke-inul-daratista-hancur-hancuran
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Penyanyi dangdut Inul Daratista mengatakan bisnis karaoke miliknya sangat terkena dampak pandemi covid-19. Bahkan, semua gerai karaoke yang tersebar di berbagai daerah harus ditutup.
"Semua pasti hancur-hancuran. Sudah mau dua tahun karaoke saya semuanya tutup," kata Inul Daratista di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (27/7).
Pelantun Masa Lalu itu terpaksa melakukan pengurangan karyawan lantaran bisnis tidak berjalan. Meski demikian, Inul Daratista coba memutar otak untuk merambah bisnis lain agar bisa memperkerjakan karyawan.
"Saya harus survive karena karyawan ada di pundak saya, sebagian masih ada saya pekerjakan," jelas istri Adam Suseno itu.
Inul Daratista akhirnya mencoba menjalankan bisnis lain selain karaoke. Dia membuka beberapa usaha kecil, salah satunya produk makanan.
"Saya bikin usaha kecil-kecilan, tidak hanya urusan baju dan sebagainya, makanan saya lakukan," tambah Inul Daratista.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.
Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.
Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…