Categories: Nasional

Operasional Pelaku Usaha di Dumai Dibatasi

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Dumai, Paisal surat edaran terkait dengan penguatan protokol kesehatan dan pembatasan jam aktivitas usaha di Kota Dumai.  Surat edaran tersebut mengatur beberapa hal, salah satunya terkait dengan pembatasan jam operasional usaha di Kota Dumai hanya dibolehkan beroperasional sampai  pukul 00.00 WIB.

"Benar, ada surat edaran terkait dengan pelaksanaan protokol kesehatan dan jam operasional usaha di Kota Dumai, untuk itu  kami mengimbau agar setiap pelaku usaha untuk mentaati surat edaran yang  telah dikeluarkan," Plt Kasatpol PP Kota Dumai, Yudha Pratama Putra, Ahad (27/6) kemarin.

Mantan Camat Dumai Selatan itu mengatakan, untuk memastikan surat edaran tersebut ditaati para pelaku usaha, pihaknya melakukan patroli rutin  setiap malam  agar tidak ada usaha, baik tempat hiburan, cafe atau yang lainnya tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan melebihi batas jam operasional yang di bolehkan.

"Ada beberapa poin dalam surat edaran tersebut, pertama setiap pelaku usaha wajib melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat dan pembatasan jam aktivitas usaha hanya dibenarkan sampai pukul 00.00 WIB, kecuali SPBU, Klinik Kesehatan, Apotek dan transportasi keperluan barang pokok," ujarnya.

Ia menyebutkan, pihaknya rutin melaksanakan patroli agar pelaku usaha mentaati surat edaran yang telah di keluarkan. "Beberapa malam terakhir,  kami melakukan patroli rutin  sekaligus menyosialisasikan surat edaran tersebut," sebutnya.

Ia juga berharap para pelaku usaha untuk  bersama-sama dan menjalankan surat edaran tersebut. "Jika melanggar, tentunya akan ada sanksi yang diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku, kami tidak akan pandang bulu,  semua yang melanggar akan  ditindak tegas," terangnya.

Pria yang akrab disapa Yudha itu mengatakan, Satpol PP Kota Dumai akan terus berupaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19. Salah satunya dalam melakukan penindakan dan teguran kepada pelaku usaha di Kota Dumai. "Patroli PPKM merupakan tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan, teguran dan penindakan tetap kami sampaikan secara humanis," sebutnya.

Untuk itu, ia juga berharap pelaku usaha dapat memahami akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan kepada masyarakat dalam rangka menekan angka kasus terkonfirmasi Covid 19 semakin menurun.(lim)

Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago