Categories: Nasional

Ditangkap karena Diduga Sebarkan Ujaran Kebencian

DUMAI (RIAUPOS.CO) – Seorang warga  berinisial MH ditangkap Mapolres Dumai. Warga Kelurahan Bumi Ayu itu diduga turut melakukan  penyebaran ujaran kebencian melalui akun media sosial Facebook. HM diduga telah menyebarluaskan foto bertuliskan “Pembunuh itu bernama Kapolri Jenderal Tito Karnavian”.

Kapolres Dumai AKBP Restika PN melalui Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Awaludin Syam membenarkan HM saat ini sedang diperiksa secara intensif guna proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Dumai.  “Iya, terduga sudah diperiksa, diduga melakukan  ujaran kebencian dan penyalahgunaan  ITE,”ujar Awaludin kemarin.

Kini pihak kepolisian masih mendalami motif MH melakukan menyebarkan ulang. “Masih diperiksa secara intensif,” sebutnya. HM sendiri diketahui dibawa ke Mapolres Dumai pada Ahad (26/5) malam. HM sendiri diketahui men-share kembali konten diduga ujaran kebencian itu pada malam yang sama. Namun konten itu sudah di tidak ada lagi dari akun miliknya. Akan tetapi konten sudah mendapatkan beberapa tanggapan dari warganet.

Paling tidak di konten  tersebut ada 12 komentar dari warganet. Rata-rata komentar mengkritik dan mempertanyakan kebenaran konten yang di-share ulang oleh HM tersebut.

Salah satunya dari akun Kimlan Antoni yang menyebutkan  mengingatkan agar tidak sembarang mengatakan jenderal polisi pembunuh. Akun lain bernama Ucok juga menyebutkan hal senada. “Inilah komentar adu domba untuk menghancurkan NKRI” tulis ucok dalam akun Facebook tersebut.

Atas perbuatannya tersebut, HM bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik dan terancam hukuman 6 tahun penjara hingga denda sampai Rp1 miliar.

Awaluddin  juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan konten hoaks dan ujaran kebencian. “Hati-hati dalam menyebarkan ulang satu informasi, pastikan kebenarannya terlebih dahulu,” tutupnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tampil Dominan di Final, Tim Putra SMA Darma Yudha Sabet Juara HSBL 2026 Pekanbaru Series

Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…

18 jam ago

Polda Riau Sosialisasi Uji Kompetensi Satpam dan Luncurkan Layanan KTA Keliling

Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…

19 jam ago

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

2 hari ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

2 hari ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

2 hari ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

3 hari ago