Categories: Nasional

Wali Kota Dumai Beberkan Data Calon Penerima Bantuan Terdampak Covid-19

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Pemerintahan Kota Dumai membeberkan data penerima bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Hal itu disampaikan Wali Kota Dumai Zulkifli As, Senin (27/4) di Kantor Dinas Sosial Kota Dumai Jalan Janur Kuning.

"Hari ini (kemarin, red) kami sampaikan data terkait penerima bantuan terdampak Covid-19 di Kota Dumai, agar nantinya jika memang masih ada warga yang terdampak tapi belum masuk dan terdata, bisa melapor kepada petugas yang ada baik di Dinas Sosial Kota Dumai maupun di tingkat kelurahan," ujar Wali Kota Dumai Zulkifli As.

Ia mengatakan untuk jaring pengaman sosial di Kota Dumai ada dua kategori yakni bantuan dari pemerintah pusat dan bantuan dari Pemko Dumai. "Untuk data dari pemerintah pusat ada sekitar 24.500 KK yang terdata, sementara untuk bantuan dari Pemko Dumai ada sekitar 15.643 jiwa yang sudah terdata," tuturnya.

Wako mengatakan untuk data dari pemerintah pusat sudah dilakukan verifikasi di lapangkan, sementara untuk data yang dihimpun Dinas Sosial nantinya akan diserahkan ke RT setempat untuk diverifikasi. "Jadi data-data ini berbasis dengan Nomor Induk Kependudukan, itu dilakukan untuk meminimalisir data ganda yang mendapat bantuan terdampak Covid-19," ujar Zul As.

Ia menjelaskan untuk bantuan dari pemerintah pusat dengan jumlah 24.500 KK itu dengan rincian, untuk PKH sebanyak 5.082 KK, BPNT 4.123 KK dan BLT 14.871 KK. "Sementara data bantuan dari sumber APBD Kota Dumai dihimpun dari berbagai bidang seperti UMKM, bidang perhubungan (ojek, beca, sopir oplet), bidang perdagangan, bidang kesejahteraan sosial, bidang jasa tenaga kerja, dan bidang perikanan," tuturnya.

Dikatakan, untuk bantuan dari pemerintah pusat berupa uang tunai yang memang dikirim ke penerima langsung baik melalui rekening maupun lewat pos. "Mereka menerima sekitar Rp600 ribu per bulannya," tuturnya.

Sementara, untuk bantuan dari sumber APBD Kota Dumai nantinya bisa berupa sembako atau uang tunai. "Jumlahnya juga lebih kurang Rp600 ribu per bulan yang langsung di serahkan ke penerima," terangnya.

Ia mengatakan untuk masyarakat yang belum terdata bisa melaporkan dirinya ke Dinas Sosial maupun kelurahan.

"Jadi untuk bantuan dari sumber APBD masih ditampung, namun tetap sesuai dengan kemampuan anggaran kita yang ada, jadi bisa saja bertambah dari 15.643 jiwa tersebut sampai angka 20.000 jiwa," tuturnya.

Di sebutkannya secara total Pemerintah Kota Dumai menyiapkan anggaran untuk bantuan masyarakat terdampak Covid-19 di Kota lebih kurang Rp36 miliar untuk tiga bulan.(hsb/ifr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

15 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

21 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

21 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

2 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

2 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

2 hari ago