Categories: Nasional

Kemendikbud Dinilai Tidak Peka Perjuangan Guru

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merencanakan hanya guru berprestasi yang mendapat tunjangan profesi. Hal ini lantaran kualitas pendidikan yang tidak meningkat meskipun ada tunjangan.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan pernyataan ini menyakiti hati guru yang tengah berjuang di tengah pandemi untuk memberikan pembelajaran yang optimal.

"Pernyataan Kemendikbud ini sangat tidak peka terhadap perjuangan guru apalagi di daerah-daerah selama PJJ. Mereka harus mengajar mengunjungi rumah-rumah siswa, banyak tantangannya dalam mengajar PJJ. Mereka tetap semangat mengajar walaupun di masa pandemi," terang dia kepada JawaPos.com, Kamis (28/1).

Pihaknya sangat kecewa atas pernyataan tersebut. Menurutnya, profesi guru seakan tidak dihargai apabila rencana tersebut dilakukan. "Kawan-kawan guru sangat kecewa mendengar ucapan itu. Profesi guru justru direndahkan oleh orang tua sendiri, yakni Kemendikbud," ucapnya.

Adapun, dari hasil survei P2G terhadap guru pada awal Desember 2020 di 100 kota/kabupaten dan 29 provinsi menunjukkan, mayoritas hampir 70 persen guru tetap semangat, bahkan bahagia mengajar walaupun terkendala pandemi. Menurutnya, apabila itu terjadi, ini adalah perlakuan tidak adil kepada guru.

"Kemendikbud mestinya menangkap optimisme guru ini, bahkan tak jarang guru yang bersikap altruistik atau berjiwa pengorbanan," tambahnya.

Kemudian juga pernyataan ini bertolak belakang dengan apa yang sering disampaikan oleh Kemendikbud, yaitu menyejehterakan para guru. Dengan rencana ini, Kemendikbud bukan menyejahterakan guru, melainkan menyengsarakannya.

"Di sisi lain Kemendikbud selalu bicara bahwa komitmen mereka untuk mensejahterakan guru, mendapatkan penghasilan yang layak, mengingat masih banyak guru yang belum sejahtera. Jadi saya melihat pernyataanya saling bertolak-belakang. Paradoksal," tegas Satriwan.

Oleh karenanya, dia meminta pernyataan tersebut ditarik kembali oleh pihak Kemendikbud. "Kami berharap, pernyataan Kemdikbud tersebut ditarik kembali oleh Kemdikbud. Jelas-jelas ini telah melukai kami para guru," pungkasnya.

JawaPos.com pun mencoba menghubungi Kabalitbangbuk Kemendikbud Totok Suprayitno, namun sampai berita ini terbit, dia masih belum memberikan jawaban perihal kebenaran pernyataan tersebut.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemebdikbud Hendarman mengatakan belum mengetahui isu tersebut. "Belum tahu saya. Nanti tunggu berita resmi ya," kata dia kepada JawaPos.com.

Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Kemendikbud, Totok Suprayitno menilai tunjangan yang diberikan untuk guru belum memberikan dampak positif pada hasil belajar anak didik. Oleh karena itu, pihaknya berencana untuk memberikan tunjangan hanya kepada guru yang berprestasi.

"Untuk merespons bahwa tunjangan tadi belum secara nyata berpengaruh pada hasil belajar, maka ke depan kita berharap penghargaan atau tunjangan lebih akan diberikan kepada guru dengan kompetensi yang baik atau performa berkualitas, dikaitkan dengan kinerja," jelasnya dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI secara daring, Rabu (27/1).

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

5 jam ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

8 jam ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

8 jam ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

9 jam ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

9 jam ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

9 jam ago