Iwan Fals. Foto: Ricardo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Musikus legendaris Iwan Fals turut mengomentari penangkapan pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Dia mengaku turut bersyukur pelaku yang sudah dua tahun dicari itu akhirnya diciduk.
Hal tersebut diungkapkan Iwan Fals lewat akun Twitter miliknya, Jumat (27/12) beberapa saat lalu.
"Alhamdulillah penyiram air keras Novel Baswedan udah ketangkep," tulis Iwan Fals.
Pelantun Bongkar itu juga menyertakan sebuah emoji jempol pada cuitannya.
Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya berhasil membekuk pelaku penyiraman air keras ke Novel Baswedan. Pelaku ditangkap Kamis (26/12) malam di kawasan Depok, Jawa Barat.
Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit mengatakan pelaku yang menyerang penyidik senior KPK itu berjumlah dua orang. Penangkapan ini, kata Listyo merupakan hasil tindak lanjut dari kerja tim teknis di lapangan.
“Beberapa waktu lalu dari tim teknis telah menemukan informasi yang signifikan dan informasi itu kami dalami. Maka tadi malam kami dari tim teknis bekerja sama dengan Kakor Brimob telah mengamankan pelaku penyiraman air keras terhadap saudara NB. Pelaku ada dua orang,” kata Listy di Jakarta, Jumat (27/12).
Menurut Listyo, kedua pelaku berinisial RM dan RB. Fakta lain soal pelaku yakni mereka adalah bestatus Polri aktif.
Novel Baswedan diserang oleh dua orang pada 11 April 2017 seusai salat subuh di Masjid Al-Ihsan tidak jauh dari rumahnya.
Pelaku menyiramkan air keras ke kedua mata Novel sehingga mengakibatkan mata kirinya tidak dapat melihat dan harus menjalani pengobatan di Singapura. (mg3/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
KPK menyegel enam ruangan di Kantor Bupati Kuansing, termasuk ruang bupati, wakil bupati, dan sekda.…
SPMB SD Negeri di Pekanbaru resmi dibuka. Meski pendaftaran online, banyak orang tua mendatangi sekolah…
Dua karyawati melaporkan manajer swalayan di Pekanbaru atas dugaan perbuatan asusila. Kasus kini masih dalam…
Polsek Cerenti memusnahkan empat rakit PETI di Desa Pulau Busuk, Kuansing, setelah menerima laporan masyarakat…
Gajah Sumatera jinak Indro mati di Tesso Nilo usai menjalani perawatan intensif akibat komplikasi kesehatan…
Prancis lebih diunggulkan menghadapi Swedia di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Trio Mbappe, Dembele,…