Categories: Nasional

Demokrat Tak Setuju Adanya Pengelompokan Ormas

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian berencana akan mengelompokan organisasi kemasyarakatan (ormas). Nantinya ormas yang membantu pemerintahan ‎akan digabungkan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengatakan penglompokan ormas ini akan menimbulkan kesenjangan sosial. Sebingga akan membuat suasana gaduh.

“Hati-hati dengan pengelompokan yang dilakukan justru akan menimbulkan kesenjangan perlakuan atau potensi tidak fair,” ujar Didik kepada wartawan, Rabu (27/11).

Didik mengatakan, takut adanya pengelompokan ini. Sebab dia takut adanya penglompokan ini berpotensi bertabrakan dengan demokrasi yang sudah terbangun sejak lama.

‎”Jangan sampai terjadi pergeseran paradigma, sehingga ormas diposisikan sebagai potensi ancaman,” katanya.

Didik juga menakutkan adanya penglompokan ini timbul permasalahan buruk. Seperti meningkatnya intoleransi. Apalagi pengelompokan ormas sama saja mengecilkan ormas yang tidak membantu pemerintah.

“Jadi perlakukan mereka (ormas) secara sama dan adil, jangan dikotak-kotakkan,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, Mendagri Tito Karnavian mengatakan akan membagi ormas ke dalam tiga kelompok. Dua di antaranya adalah ormas yang bisa membantu program pemerintah dan juga memberikan kritik yang membangun kepada negara.

Tito mengatakan, dua tipe ormas itu ada kelompok ormas yang berdampak negatif untuk negara. Misalnya ormas-ormas yang berusaha mengganti nilai-nilai Pancasila dengan paham mereka.‎

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

2 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

2 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

2 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

3 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

3 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

4 jam ago