Categories: Nasional

Nadiem Harap PGRI dan Muhammadiyah Ikut POP

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim kembali mengajak Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Muhammadiyah untuk kembali ke dalam Program Organisasi Penggerak (POP). Pihaknya pun telah menjalankan rekomendasi yang diberikan.

"Jadi harapan kami adalah dalam waktu dekat kami bisa membawa kembali PGRI dan Muhammadiyah kembali dalam program POP dan berbagai macam kolaborasi dengan pemerintah lainnya," ucapnya dalam Rapat Kerja Komisi X DPR secara daring, Kamis (27/8).

Rekomendasi yang telah dijalankan, salah satunya adalah menunda POP sampai tahun 2021. Adapun, rekomendasi ini diberikan dari PGRI kepada Kemendikbud.

"Kami merespons permintaan PGRI bahwa untuk tahun ini ditunda dulu ke tahun depan, dan dana (POP) ini digunakan untuk kebutuhan pandemi," jelasnya.

Anggaran POP sendiri sebesar Rp595 miliar telah direalokasikan untuk kuota para guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Menurutnya, hal ini dapat membantu ekonomi mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

"Jadi kami akan merealokasi untuk kebutuhan pulsa dan kebutuhan ekonomi guru, yaitu pulsa yang juga dampak ekonominya besar bagi guru. Jadi Anggaran POP tahun ini kita dedikasikan untuk guru," kata dia.

Seperti diketahui, sebelumnya pihaknya berhasil mengajak kembali Pengurus Besar Nadlatul Ulama (PBNU) bergabung dalam POP. Dia pun berharap agar PGRI dan Muhammadiyah berubah pikiran dan memutuskan untuk bergabung.

"Satu dari tiga organisasi yang kemarin tidak ingin ikut serta dalam POP itu sudah kembali, nah PBNU Alhamdulillah sudah menyetujui untuk kembali. Harapan kami adalah Muhammadiyah dan PGRI pun kami sedang tahap diskusi yang intensif dengan dua ormas tersebut, untuk menyelesaikan berbagai macam isu dan masalah yang mungkin ada mengenai struktur dan kriteria POP," tutup dia.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

6 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

6 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

6 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

6 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

6 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

8 jam ago