Tersangka SYS, kakek yang mencabuli pasiennya saat pijit badan. (WIWIEK WIDIANINGSIH/RIAU POS)
SIAK(RIAUPOS.CO) — Difuga tergiur dengan tubuh molek, Sys (64) warga Kecamatan Tualang tega melakukan pencabulan terhadap pasiennya.
Kakek berinisial Sys sehari- hari bekerja sebagai tukang urut nekat mencabuli korban RK (19), warga Jalan Pipa Kecamatan Tualang saat sedang mengurut korban di rumah pelaku di Jalan Pipa Gang Masjid.
Kapolres Siak melalui Kapolsek Kompol Pribadi membenarkan adanya penangkapan terhadap pelaku yang sudah berusia lanjut pada Jumat tanggal 23 Agustus. "Pelaku telah kita amankan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kapolsek, Selasa (27/8/2019).
Kapolsek menjelaskan, awal penangkapan tersebut saat korban RK, Kamis tanggal 22 Agustus 2019 diurut atau dipijat badannya di rumah pelaku di Jalan Pipa Gang Masjid Kecamatan Tualang. Korban sempat tertidur dan terjaga dan tersentak ketika merasakan geli ada sesuatu yang menyentuh bagian kemaluannya.
"Korbanpun bingung dan melihat celana dalamnya dalam kondisi terbuka dan celana terlapor juga dilihat korban dalam keadaan terbuka," jelasnya. Kemudian pada saat itu saksi 1, Ag memergoki kejadian tersebut, terlapor buru-buru memakai kembali celananya.
Ag, yang juga merupakan rekan korban usai melihat kejadian itu langsung keluar dari rumah RK, dan selanjutnya melaporkan ke orang tua korban.
Atas kejadian ini orang tua korban tidak terima dan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polsek Tualang untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
Laporan: Wiwiek Widianingsih
Editor : Deslina
Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…
Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…
Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…