Categories: Nasional

Membonsai Anting Putri, Berdamai dengan Pandemi

Pekerjaan membonsai bukan hanya sekadar hobi dan seni, tapi juga meningkatkan ekonomi. Belakangan, membonsai diminati banyak orang. Salah satunya membonsai pohon anting putri yang konon sedang digandrungi.

(RIAUPOS.CO) – MENGERDILKAN pohon besar, menanamnya di dalam pot dan membuatnya lebih indah dari aslinya, merupakan pekerjaan membonsai. Rumit memang, bahkan memerlukan banyak waktu luang. Tapi, hasilnya juga memuaskan. Pohon anting putri adalah salah satu pohon yang sangat  fenomenal saat ini. Ia tumbuh banyak di alam liar, tapi kemudian tumbuh indah di halaman rumah, bahkan hingga dalam ruangan.

Anting putri memiliki nama lain Water Jasmine  atau Wrightia Religiosa dan tergolong dalam tanaman Apocynaceae. Anting putri tersebar di beberapa negara seperti Indonesia, Filipina, Malaysia dan Cina. Anput alias anting putri adalah sebutan populer di kalangan para pencinta bonsai di Indonesia.

Mengapa belakangan anting putri disukai para pembonsai? Tentu karena banyak hal. Di antaranya,  karena memiliki karakter tua walaupun masih berumur muda serta mudah dibentuk. Faktor lain yang mendukung pohon ini untuk dijadikan bonsai karena berdaun kecil dengan warna hijau serta memiliki bunga berukuran kecil dengan aroma sangat wangi mirip melati. Sangat cocok untuk dijadikan bonsai gaya mame (mini) atau gaya apapun.

Disebut anting putri karena bunganya merunduk ke bawah seperti anting. Tanaman ini juga tahan banting. Tidak ada serangga atau penyakit serius yang dapat merusak tanaman ini, termasuk kutu daun atau tungau laba-laba. Permasalahan yang paling sering terjadi hanyalah penyakit bercak daun. Itupun mudah diatasi. Yang lebih menyenangkan lagi, anting putri hidup dan berbunga di semua musim.

Sebetulnya banyak pohon yang bisa dijadikan bonsai seperti anggur, bougenville, beringin, cemara, sakura, azalea, adenium dan bambu. Semua tanaman ini memiliki daya tarik dan cara membonsai sendiri-sendiri. Tapi, anting putri dinilai tahan lama dan memiliki daya jual yang cukup tinggi.

Jadi Investasi

Hamdoni Boyong adalah salah satu pembonsai anting putri. Selain membudidayakan anting putri, ia juga menjual bonsai yang sudah jadi atau bakalan bonsai yang belum berakar atau masih dalam bentuk cabang-cabang tapi banyak akar. Tidak hanya di Pekanbaru, bahkan ia menjualnya hingga Pulau Jawa, Bali, bahkan mancanegara.

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

1 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

1 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

1 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

1 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

1 hari ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

2 hari ago