Categories: Nasional

Mahasiswa KKN 20 Umri Terapkan Metode PAKEM di PAUD Muslimat NU 9

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kelompok KKN 20 Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) 2021 menyelenggarakan  kegiatan mengajar di PAUD Muslimat NU 9 RW 10 Kelurahan Binawidya. Menariknya, mahasiswa ini menggunakan metode yang mudah dipahami, yakni metode  Pembelajaran, Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM).
Model pembelajaran ini adalah bentuk pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran bagi peserta didik. Pembelajaran merupakan implementasi kurikulum di sekolah dari kurikulum yang sudah dirancang dan menuntut aktivitas dan kreativitas guru dan siswa sesuai dengan rencana yang telah diprogramkan secara efektif dan menyenangkan.
Dikatakan oleh Ketua Kelompok KKN 20 Umri , Firnando, hal itu sesuai dengan yang dinyatakan oleh Brooks bahwa pembaruan dalam pendidikan harus dimulai dari bagaimana anak belajar. Termasuk bagaimana guru mengejar bukan dari ketentuan-ketentuan hasil.
’’Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program kerja utama KKN 20 Unri 2021 yang bertujuan untuk membantu meningkatkan semangat belajar anak-anak di PAUD Muslimat NU 9 RW 10 Kelurahan Binawidya,’’ ujarnya.
Di masa pandemi Covid19, semua kegiatan dilakukan secara online begitupun dalam dunia pendidikan.
“Terlepas dari efektif atau tidaknya pemberlakuan belajar online (daring) ini, sedikit banyaknya juga memiliki pengaruh bagi orang tua maupun anak didik,” sambungnya.
Seperti di PAUD Muslimat NU 9 RW 10 Kelurahan Binawidya, Kecamatan Binawidya, yang masih tetap berusaha aktif meski dibatasi dengan pengurangan hari belajar yang tentunya juga berpengaruh terhadap semangat belajar anak-anak didik di PAUD Muslimat NU 9.
Kegiatan ini dilakukan dengan strategi belajar yang disandingkan dengan berbagai games menarik yang tentunya tidak akan membuat anak-anak merasa cepat bosan. Dengan adanya metode pembelajaran PAKEM ini proses pembelajaran jadi lebih menghibur serta menyenangkan sehingga dapat mengalihkan fokus, perhatian dan konsentrasi anak ke dalam dunia pembelajaran tanpa adanya faktor keterpaksaan.
Mahasiswa berharap, Paud Muslimat NU 9 dapat menerapkan metode PAKEM untuk ke depannya. Dengan begitu, anak didik akan lebih semangat belajar.(azr)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

1 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

1 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

1 hari ago

Semarak Anniversary ke-7, The Zuri Hotel Ajak Mitra dan Tamu Donor Darah

Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…

1 hari ago

Mudah dan Aman, Beli Emas Kini Bisa Digital Lewat Aplikasi Tring Pegadaian

Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…

1 hari ago

Tiga Polsek di Pekanbaru Resmi Berganti Nama, Ini Daftarnya

Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.

1 hari ago