Categories: Nasional

Penjelasan dari Polda Sultra soal Randi, Mahasiswa yang Tewas saat Demonstrasi

KENDARI (RIAUPOS.CO) — Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Harry Goldenhart membenarkan kabar seorang demonstran di gedung DPRD Sultra bernama Randi (21), mahasiswa Fakultas Perikanan, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, meninggal dunia.

"Benar, ada seorang pengunjuk rasa bernama Randi meninggal dunia, tetapi sebab kematian masih dalam proses autopsi," kata Harry seperti dirilis Jpnn.com.

Informasi yang dihimpun menyebutkan korban mengalami luka robek di dada atas sebelah kanan. "Memang terdapat luka di dada korban tetapi masih diselidiki luka tersebut akibat apa," ujar Harry.

Peristiwa berdarah yang menelan korban jiwa terjadi sekitar pukul 15.30 Wita, saat massa dipukul mundur dari kawasan gedung DPRD Sultra oleh aparat kepolisian.

Harry menegaskan personel yang ditugaskan mengamankan aksi unjuk rasa tidak dibekali peluru tajam dan peluru karet.

"Sebelum bertugas personel diperiksa. Sesuai SOP hanya melengkapi diri dengan tameng, tongkat dan peluru gas air mata," ujarnya.

Sedangkan kendaraan taktis yang digunakan adalah water cannon dan mobil pengurai massa. Selain jatuh korban jiwa dari aksi unjuk rasa menolak revisi undang undang yang mengundang kontroversi di gedung DPRD Sultra itu, 15 orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban luka-luka yang saat ini menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit terdiri dari sebelas orang peserta unjuk rasa, tiga personel kepolisian dan seorang staf sekretariat DPRD Sultra.(jpnn)

Sumber : Jpnn.com
Editor    : Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Semarak Hardiknas di Rohul, Dari FTBI hingga Drumband Ramaikan Kegiatan

Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…

2 jam ago

Halalbihalal IKBB Pekanbaru Tuai Apresiasi, Solidaritas Warga Baserah Terlihat

Halalbihalal IKBB Pekanbaru berlangsung sukses. Pembina apresiasi kekompakan panitia dan warga Baserah yang hadir memadati…

3 jam ago

Krisis Pengurus, 15 Posisi Strategis Koperasi Merah Putih di Meranti Kosong

Belasan pengurus KDMP di Meranti mundur. Minim pemahaman dan konflik internal jadi penyebab, pemerintah lakukan…

3 jam ago

150 PMI Dideportasi dari Malaysia, Mayoritas Tanpa Dokumen Resmi

Sebanyak 150 PMI dideportasi dari Malaysia ke Dumai. Mayoritas nonprosedural, tiga orang sakit, BP3MI Riau…

5 jam ago

Aksi Debt Collector Berujung Pengeroyokan, Empat Pelaku Diciduk Polisi

Empat debt collector di Pekanbaru ditangkap usai diduga melakukan pengeroyokan dan pemerasan terhadap debitur saat…

5 jam ago

Cegah DBD dan Malaria, Rutan Rengat Lakukan Fogging Massal

Rutan Rengat lakukan fogging cegah DBD dan malaria. Pengasapan dilakukan menyeluruh demi menciptakan lingkungan sehat…

1 hari ago