(RIAUPOS.CO) – Catur Sugeng Susanto secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi dan Laporan Online di tiga kecamatan sekaligus. Di Kecamatan Siak Hulu, Perhentian Raja dan Kampar Kiri Hilir itu, peserta mendapatkan pelatihan aplikasi Dapodik Dikdasmen Versi 2021 dan laporan bulanan online 2021. Kegiatan ini diikuti para Kepala Sekolah di tiga kecamatantersebut, Selasa (25/8).
Catur Sugeng dalam sambutannya menyebutkan, tenaga pendidikan dan juga sekolah harus terus mampu menyesuaikan sumber daya manusia dengan kemajuan teknologi terkini. Saat ini, menurutnya, Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dilaporkan secara online. Melalui Permendikbud RI Nomor 79 tahun 2015, Dapodik menjadi awal dimulainya era pendataan yang lebih terstruktur, massif dan berkualitas.
‘’Ini untuk sinkronisasi, sehingga data dan perencanaan mulai dari Kabupaten sampai Pusat itu satu dan tersinkorinisasi. Ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kampar yang berbasis online,’’ terangnya.
Kegiatan pendataan itu, untuk pendidikan dasar sampai menengah, kini telah terintegrasi menggunakan aplikasi dapodikdasmen yang mencakup tiga jenjang pendidikan. Maka dibutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikannya. Karena setiap pelaporan sudah berbasis data online dan akan menjadi satu-satunya acuan yang digunakan dalam setiap kegiatan di Kemendikbud.
‘’Tugas operator sekolah bukan hanya menjalankan aplikasi dapodik saja, seiring dengan perkembangan teknologi yang menuntut adanya efisiensi dan efektivitas yang lebih baik dari pada melalui metode laporan manual. Maka Saya minta kepada setiap sekolah untuk memperhatian para operator ini agar insentifnya bisa disesuaikan,’’ sebut Catur.
Tugas operator sekolah ini, lanjut Catur, banyak. Hampir meliputi keseluruhan aspek data sekolah, bahkan hampir segala bentuk laporan yang berbasis komputer. Baik yang sifat mandiri maupun yang global. ‘’Maka kepada seluruh sekolah untuk memcarikan solusi agar insentif yang diterima oleh operator tersebut disesuaikan, sehingga mereka semangat dalam bekerja,’’ tegasnya lagi.
Dapodik berbasis online ini menurut Catur sangat penting. Dilaporkan bulanan, data itu juga diterima langsung oleh Kementrian. Data itu sendiri untuk memudahkan kementerian dalam memberikan bantuan. Turut hadir pada acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar M Yasir dan sejumlah pejabat.(adv)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…