Categories: Nasional

Kasihan, Dijambret Lalu Ditendang, Pengemudi Ojol Jatuh, Kaki Patah

MEDAN (RIAUPOS.CO) – M Hasan Nasution (25), pengemudi ojek online (online) terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tulang pada bagian kakinya akibat terjatuh dari sepedamotor, Jumat (23/8) dini hari. Hasan terjatuh saat mengejar pelaku jambret di Jalan Perguruan.

Informasi dihimpun Minggu (25/8), peristiwa itu terjadi saat warga Jalan Bromo Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai ini sedang melintas mengendarai Honda Revo BB 3974 RN miliknya di Jalan Madong Lubis, Medan Kota.

Saat melintas, Hasan kebetulan sedang melihat telepon genggamnya karena ada orderan yang masuk. Namun, diduga kuat sudah membuntuti sebelumnya, secara tiba-tiba satu dari tiga pria yang berboncengan mengendarai sepeda motor merampas handphone merk Vivo milik Hasan.

Tak mau barang berharganya yang digunakan untuk mencari nafkah sehari-hari raib begitu saja, Hasan langsung mengejar ketiga pelaku. Namun naas, saat melintas di Jalan Perguruan, Medan Tembung, salah seorang pelaku menendang sepeda motor yang dikendarai Hasan.

Akibatnya, laju kendaraan yang dikemudikan Hasan langsung tak seimbang dan menabrak tembok rumah warga lalu terjatuh. Hasan mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya dan bahkan pergelangan kaki kanannya patah. Sementara itu, para pelaku berhasil kabur membawa ponsel milik Hasan.

Warga yang melihat Hasan terjatuh, kemudian memberikan pertolongan. Hasan selanjutnya dibawa ke Rumat Sakit Umum Muhammadiyah, Jalan Mandala By Pass untuk mendapatkan perawatan medis. Warga juga memberitahu kepada pihak kepolisian.

Tak lama, personel Unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat kabar tiba di lokasi korban jatuh. Di sana, polisi mendapati sepedamotor korban yang sudah dalam keadaan ringsek.

Setelah itu, petugas menuju rumah sakit untuk mengecek kondisi korban dan meminta keterangannya. Sedangkan sepeda motor korban dibawa ke Mapolsek Percut Sei Tuan.

Setelah dicek, ternyata tempat kejadian perkara (TKP) disebut berada di wilayah hukum Polsek Medan Timur. Karenanya, kasus tersebut diserahkan ke Polsek Medan Timur.

“Lokasinya masuk wilayah hukum Polsek Medan Timur, tapi sepeda motor korban masih diamankan (di Mapolsek Percut Sei Tuan),” ujar seorang petugas di SPKT Polsek Percut Sei Tuan kepada wartawan.

Terpisah, Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin mengatakan, kasus tersebut bukan terjadi di wilayah hukumnya (wilkum). Melainkan, terjadi di wilkum Polsek Medan Kota. 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: Edwir

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

14 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

14 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

15 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

15 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

15 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

16 jam ago