Categories: Nasional

Amplang Udang Khas Inhil, Kenali Bentuk dan Harganya untuk Oleh-Oleh

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Amplang udang merupakan salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Indragiri Hilir yang ada di Provinsi Riau. Makanan sejenis kerupuk atau cemilan ini lebih mengutamakan rasa udangnya yang menjadi ciri khas tersendiri kuliner ini. Agar lebih mengenal kerupuk Amplang Udang Khas Inhil ini, mari kita kenali ciri khasnya berikut harga untuk dijadikan oleh-oleh atau buah tangan.

Amplang udang sangat terkenal dari berbagai penjuru daerah, yakni luar Provinsi Riau. Karena Inhil merupakan wilayah pesisir dengan hasil tangkapan udang yang cukup tinggi.

Di Inhil sendiri, ada beberapa wilayah yang terkenal dengan penghasil ampalng udangnya, yaitu daerah Desa Sungai Luar, Pulau Kijang, dan Kota Baru.

Adapun pemasaran amplang udang distribusikan ke Kota Tembilahan yang merupakan Ibu kota Kabupaten Inhil, karena banyak pendatang yang datang untuk berkunjung. 

Penelurusan Riaupos.co, Sabtu (23/7/2022) dan informasi yang dihimpun dari Dinas Pariwisata Kabupaten Inhil, untuk harga Amplang udangnya itu bervariasi, tergantung bentuk dan rasanya. Biasanya kalau bentuk yang lebih besar dan panjang lebih murah dibandingkan amplang udang dengan bentuk lebih kecil, dikarenakan proses pembuatannya jauh lebih rumit.

Harga sebungkus amplang udang yang biasa dijadikan sebagai oleh-oleh, yakni mulai dari Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per kilogramnya.

Oleh-oleh ini bisa didapatkan dengan sangat mudah, karena sudah banyak tersedia di toko, swalayan dan mimi market di kota di Tembilahan.

Khusus masyarakat Provinsi Riau, terutama bagi masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, mari lestarikan dan mendukung terus produk- produk UMKM dalam negeri yang dicintai.

Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

6 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

6 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

6 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

6 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

6 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

8 jam ago