hiasi-negeri-dengan-seni
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Komunitas yang bergerak di bidang kesenian ini mulai berdiri sejak 22 Desember 2018. Kendati baru memasuki tahun kedua, Tuah Kirana telah memiliki anggota lebih dari 80 orang yang berstatus sebagai mahasiswa Universitas Abdurrab. Keseluruhan anggota ini terbagi dalam empat divisi utama yaitu tari, musik, teater dan sastra. Komunitas ini diatur oleh pengurus inti yang menjabat selama 2020 yaitu Iin Anisah sebagai ketua, Ulfa Ayuni sebagai wakil, Ladya Elmy sebagai sekretaris dan Saskia Rabiatul sebagai bendahara.
“Komunitas kami memang hanya terdiri dari mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Abdurrab. Awalnya karena melihat tingginya jiwa seni teman-teman, akhirnya dibentuklah sanggar ini. Sanggar ini diharapkan bisa menjadi wadah teman-teman untuk menyalurkan bakat dan minat seninya. Ya walaupun sampai saat ini kami belum memiliki sekre sendiri, namun itulah yang membuat semangat dan kekeluargaan kami semakin kuat,” ujar Iin kepada Zetizen Riau Pos.
Sejak mulai berdiri, Tuah Kirana sudah memiliki beberapa program rutin. Di antaranya latihan gabungan seluruh divisi, kelas kerajinan, kemah seni, dan penggalangan dana di car free day (CFD) untuk korban bencana. Bukan hanya itu, mereka juga sering berpartisipasi dalam beberapa pertunjukan seni. Salah di antaranya di Teater Islam Dunia 1.
“Salah satu penampilan paling berkesan kami adalah bisa tampil maksimal dalam festival teater itu, yang bukan hanya dihadiri sebagian besar provinsi di Indonesia, namun juga beberapa negara seperti Amerika, Malaysia, dan Brunei. Itu merupakan pengalaman yang tidak terlupakan sekaligus pencapaian tertinggi saat ini,” kenang Iin.
Di tengah pandemi yang sedang mengguncang Indonesia, Tuah Kirana terpaksa mengundur beberapa kegiatan. Satu yang paling dekat adalah Rangkak Suara 1. Penampilan dari divisi musik ini terpaksa diundur mengikuti peraturan pemerintah untuk menghindari keramaian. Padahal di iven ini rencananya juga akan diadakan launching.
“Harapan kami tentunya pandemi ini segera berakhir sehingga rencana-rencana kita bisa segera terlaksanakan. Untuk komunitas ini semoga bisa menjadi lebih besar lagi dan bisa menjadi cahaya untuk kesenian. Seperti namanya Tuah Kirana yaitu cahaya keberuntungan dan seperti slogannya Tazinul Balad yaitu Penghias Negeri. Semoga senantiasa menghiasi negeri ini dengan seni,” tutup Iin Anisah.(w)
Warga Pekanbaru antusias berburu sembako murah di GPM HUT TNI AU ke-80. Ribuan paket bantuan…
Seorang lansia di Pekanbaru bakar ban di Jalan Sudirman sebagai protes tak lagi menerima bansos…
Hujan kembali picu banjir di Pekanbaru. DPRD desak perbaikan drainase menyeluruh usai insiden warga terseret…
Seleksi Paskibraka Inhil 2026 resmi dimulai dengan 110 peserta. Penilaian meliputi fisik, mental, dan karakter…
Sebanyak 187 JCH Kuansing berangkat 30 April 2026. Hotel di Madinah hanya 30 meter dari…
Aksi warga di Panipahan berujung perusakan rumah dan temuan diduga sabu. Polisi selidiki kasus, Polda…