Categories: Nasional

Angkatan Laut Cina Makin Mengerikan

BEIJING (RIAUPOS.CO) — Angkatan Laut Cina dalam waktu dekat dapat menggeser Amerika Serikat sebagai armada terkuat di dunia. Pasalnya, Negeri Tirai Bambu itu tengah melakukan modernisasi besar-besaran terhadap armada angkatan lautnya.

Menurut Forbes, modernisasi yang dilakukan Cina  berlangsung dalam skala besar dan mencengangkan. Bukan omong kosong belaka, Forbes menyertakan sejumlah foto yang menunjukkan pekerjaan di salah satu galangan kapal militer Cina yang terletak di dekat Shanghai.

Foto-foto tersebut menunjukkan di galangan kapal tersebut terdapat sembilan kapal perusak yang baru dibangun. Kapal-kapal tersebut tampak berjajar di sepanjang dermaga. Jumlah tersebut cukup mengejutkan, karena sebagai perbandingan, seluruh Angkatan Laut Kerajaan Inggris saja hanya memiliki total enam kapal di kelas serupa.

Tidak berhenti sampai di situ, galangan yang sama juga membangun kapal induk terbaru Cina yang merupakan kapal induk ketiga berturut-turut yang dibuat negara tersebut. Sebagai informasi, kapal induk kedua Cina yang telah dibangun sebelumnya diberi nama Shandong dan telah ditugaskan oleh Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) awal pekan ini. Kapal induk ini dirancang untuk membawa 36 jet tempur J-15.

Diperkirakan, kapal induk ketiga yang saat ini tengah dibangun di galangan kapal Shanghai itu akan memiliki ukuran lebih besar dan dilengkapi dengan perangkat lebih baik. Bahkan secara khusus, kapal tersebut dikabarkan akan memiliki ketapel elektromagnetik seperti yang dimiliki oleh kapal terbaru Angkatan Laut AS, USS Gerald R Ford.

Hal lain yang tidak kalah mencengangkan dari serangkaian pembangunan itu adalah fakta bahwa kapal induk tersebut sepenuhnya diproduksi di dalam negeri Tiongkok dan bahwa pembangunan itu hanyalah sedikit bocoran dari pekerjaan di satu galangan kapal. Padahal, negara tersebut memiliki banyak galangan kapal militer di sejumlah wilayah lainnya yang juga tengah menjalankan pekerjaan pembangunan armada militer lainnya.

Karena itulah majalah bergengsi Forbes menekankan bahwa fakta-fakta soal pembangunan Angkatan Laut Cina yang pesat tersebut patut dikhawatirkan oleh banyak pihak, terutama Amerika Serikat.

Namun sebenarnya, kabar yang dimuat Forbes itu agaknya bukan hal yang cukup mengejutkan. Pasalnya beberapa bulan lalu, media dan kelompok think-tank Amerika Serikat kerap menyuarakan keprihatinan mereka soal hal yang sama, melesatnya pembangunan militer Cina.

Pada bulan Juni, misalnya, Pusat Keamanan Amerika Baru (CNAS) yang merupakan sebuah think tank yang berbasis di Washington, berpendapat bahwa kemampuan industri dan teknologi Cina mungkin akan dapat membantunya mengalahkan Amerika Serikat di lautan. Cina akan mungkin mendapatkan keunggulan dalam perlombaan senjata baru.(rmol/jpnn)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

23 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago