Categories: Nasional

Tompi Tak Setuju Terapi Mak Erot Disebut Bisa jadi Wisata Kebugaran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sempat melontarkan wacana menjadikan terapi alat vital pria a la Mak Erot sebagai tempat wisata kebugaran untuk mengundang turis asing. Terapi tradisional semacam itu diyakininya merupakan hal unik yang berpotensi mendatangkan banyak pelancong dari berbagai negara ke Indonesia.

Pernyataan Terawan tersebut mengundang perdebatan di kalangan masyarakat. Penyanyi dan dokter bedah plastik Teuku Adifitrian alias Tompi termasuk orang yang tidak setuju dengan hal tersebut.

"Saya berharap itu bercanda. Karena kalau itu serius, berarti beliau nggak tahu Mak Erot ngapain. Karena kita sebagai dokter bedah plastik sering mendapatkan korban Mak Erot, meskipun saya nggak tahu itu Mak Erot yang dimaksud adalah Mak Erot yang sama atau tidak. Bisa saja orang yang berbeda. Tapi korban sering menjual nama Mak Erot," ungkap Tompi di bilangan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (25/11).

Tompi menuturkan, sebagai dokter ia tidak yakin terapi Mak Erot tidak menggunakan bahan medis untuk memperpanjag ukuran alat vital pria. Tompi berpendapat, Mak Erot mungkin menyuntikkan sesuatu kepada pasiennya.

"Tidak mungkin diurut doang tiba-tiba penisnya gede. Ternyata ada sesuatu yang disuntikan secara tidak sadar. Dengan mengurut sambil dia nyuntik yang kemudian akhirnya tumbuh jaringan baru dan bentuk penis jadi nggak karuan," ucapnya.

Tompi mengaku sering didatangi pasien yang mengklaim sebagai pasien Mak Erot yang justru mengalami masalah yang cukup serius dengan alat vital. "Sering orang datang ke dokter bedah minta jaringan itu dibersihkan. Mudah-mudahan yang minta mungkin bukan Mak Erot yang sama ya," katanya.

Mak Erot diketahui sudah meninggal di usia 130 tahun pada 2008 silam. Jasadnya dikebumikan di kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

13 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

13 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

14 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

14 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

15 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

15 jam ago