bcl-santuni-anak-yatim
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Bunga Citra Lestari (BCL) memberikan santunan kepada anak-anak yatim di hari ketujuh meninggalnya Ashraf Sinclair usai acara tahlilan pada Senin (24/2) malam. Sebelum meninggalkan rumah duka, anak-anak yatim piatu dari sejumlah yayasan terlihat berbaris rapi. Petugas kemudian memberikan amplop ke mereka satu per satu.
Usai menerima amplop, anak-anak yatim itu mencium tangan petugas dan keluar meninggalkan rumah BCL secara rapi. Anak-anak yatim yang ikut acara tahlilan dari beberapa yayasan dekat rumah duka yang terletak di bilangan Pejaten Barat, Jakarta Selatan.
Pantauan JawaPos.com, acara tahlilan hari ketujuh meninggalnya Ashraf Sinclair tampak lebih banyak dari biasanya. Bahkan anak-anak tetangga rumah BCL juga ikut meskipun tidak tertampung semuanya. Beberapa dari mereka terpaksa berada di luar karena lokasinya sudah penuh.
Selain anak-anak yatim, sejumlah ibu-ibu juga mengikuti acara tahlilan hari ketujuh meninggalnya Ashraf. Sejumlah selebriti seperti Dimas Beck, Vidi Aldiano, Chelsea Islan dan yang lainnya juga mengikuti acara tahlilan yang malam itu merupakan malam terakhir.
Ustad Syamsuri yang mengikuti acara tahlilan di rumah BCL mengatakan, acara akan kembali digelar di rumah BCL untuk memperingati 40 hari meninggalnya Ashraf. Rencananya acara 40 hari akan diisi dengan mengkhatamkan 30 juz Alquran yang pahalanya dihadiahkan kepada Ashraf.
"Ini malam terakhir. Nanti ada acara lagi 40 hari. Acaranya mengkhatamkan Alquran dari juz satu sampai juz tiga puluh," kata Ustad Syamsuri saat sitemui di rumah BCL.
Seperti diketahui, Ashraf Sinclair meninggal pada 18 Februari 2020 akibat mengalami serangan jantung. Jenazahnya dibaringkan ke dalam peristirahatan terakhir di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Ashraf meninggalkan satu orang anak dan seorang istri.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
RS Unri terima penghargaan dari Pemko Pekanbaru dan siap memperkuat layanan darurat melalui dukungan penuh…
Jukir di Pekanbaru diamankan setelah memungut tarif parkir Rp15 ribu. Dishub langsung memberi sanksi tegas…
Lebih dari 14 ribu siswa SMP di Pekanbaru mulai mengikuti TKA. Ujian ini tidak menentukan…
Kakek di Rohil ditangkap polisi, diduga cabuli cucu 14 tahun, kasus gegerkan masyarakat.
Balita 4,5 tahun diduga hanyut di Sungai Kuantan belum ditemukan. Basarnas turunkan alat pendeteksi, pencarian…
ASN Pekanbaru diwajibkan punya komposter di rumah. Kebijakan ini jadi langkah awal Pemko mengurangi sampah…