tol-pekanbaru-dumai-pakai-camera-trap-pantau-satwa-liar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gajah, harimau sumatera, tapir dan satwa liar lainnya mendapatkan tempat di sepanjang ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai) agar habitatnya tidak terusik. Ruas jalan bebas hambatan sepanjang 131 kilometer ini bakal dipasang camera trap di beberapa titik serta tetap dijaga kelestariannya.
Stakeholder terkait menyepakati perlu adanya kesepahaman bersama bahwa percepatan pembangunan infrastruktur tetap harus memperhatikan faktor kelestarian alam. Harmonisasi infrastruktur modern sejalan konservasi pun dilakukan dalam pekerjaan pembangunan ruas jalan Tol Permai.
Camera trap atau kamera jebakan atau perangkap kamera adalah kamera jarak jauh diaktifkan yang dilengkapi dengan sensor gerak atau sensor inframerah, atau menggunakan sinar sebagai pemicu.
Langkah positif ini, setelah PT Hutama Karya yang dihadiri Agung Fajarwanto selaku SEVP Divisi Pengembangan Jalan Tol, dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) dihadiri Wimas Manggala selaku Sekretaris melakukan pertemuan di kantor Balai Besar KSDA Riau, Jumat (24/1/2020).
Pada audensi yang dilaksanakan di ruang rapat Harimau Balai Besar KSDA Riau, disambut langsung kepala balai Suharyono. "Dalam pertemuan ini disepakati perlu adanya kesepahaman bersama bahwa percepatan pembangunan infrastruktur tetap harus memperhatikan faktor kelestarian alam," kata pihak Balai Besar KSDA Riau melalui rilis resminya.
Kesepakatan bertujuan untuk konservasi yang lebih indah di masa depan. Menurut Kasubbag Kehumasan Balai Besar KSDA Dian Indriati upaya-upaya yang ditempuh dengan kegiatan melibatkan pemangku kepentingan yang saling terkait. Yaitu bidang infrastruktur di satu sisi dan konservasi di sisi lainnya secara terkolaborasi dan harmonis.
"Kedua belah pihak sepakat merencanakan pemasangan camera trap untuk pemantauan pergerakan satwa liar. Juga penanaman di sekitar jalur lintasan satwa sebagai sumber bahan pakan," ungkapnya.
Selain itu juga disiapkan penyusunan SOP secara bersama-sama bagi pekerja jalan tol dalam mitigasi konflik untuk keselamatan pekerja. Kemudian observasi secara bersama-sama terhadap populasi satwa liar pada daerah-daerah yang akan dilalui dalam pembangunan jalan tol.
"Terima kasih kepada PT Hutama Karya dan BPJT atas kepeduliannya terhadap konservasi satwa liar di Provinsi Riau," pungkas Suharyono.(egp)
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…
Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…