Categories: Nasional

Selama Nataru, Pertamina Jamin Stok BBM dan Energi Aman

JAKARTA (RIAUPIOS.CO) – Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), kebutuhan masyarakat akan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan meningkat. Apalagi pemerintah tak mengeluarkan larangan bekendara keluar kota kepada masyarakat.

PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan BBM, avtur, dan elpiji di seluruh Indonesia aman saat Nataru. Perusahan plat merah itu sudah melakukan langkah antisipasi dan persiapan khusus.

Direktur Logistik Infrastruktur Pertamina, Mulyono, mengatakan, Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru diaktifkan untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.

"Ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di level lebih dari 19 hari, elpiji di atas 14 hari, dan avtur 35 hari," kata Mulyono dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/12/2021) seperti dilansir Antara.

Pertamina juga telah melakukan pengamanan stok di seluruh rantai distribusi baik di Terminal BBM, depot, SPBBE, dan SPBU.

"Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU memantau distribusi BBM dan elpiji secara realtime. Sehingga stok energi di setiap wilayah dapat termonitor dengan akurat," ujarnya.

Mulyono menegaskan, telah menyiapkan seluruh infrastruktur distribusi energi di seluruh Indonesia dalam keadaan siaga.

Dia memerinci sebanyak 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU. Kemudian, seluruh rantai distribusi elpiji mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan elpiji baik yang subsidi maupun non subsidi siaga.

Menurutnya, seluruhnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

"Jelang Natal dan Tahun Baru, realisasi rata-rata normal BBM dan elpiji mengalami peningkatan dibanding sebelum Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru. Rata-rata gasoline mengalami kenaikan sebesar 2,0 persen, gasoil naik 5,0 persen, dan elpiji naik 2,0 persen," jelas Mulyono lagi.

Pertamina juga menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan berupa 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48 ribu agen dan pangkalan Elpiji Siaga.

"Semua disiapkan selama masa Satuan Tugas," ucapnya.

Selain itu, terdapat pula layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan avtur bagi seluruh maskapai penerbangan.

“Dengan dukungan dan sinergi seluruh stakeholders, pelayanan energi selama Natal dan Tahun Baru diharapkan terus aman dan lancar. Jika membutuhkan informasi terkait BBM dan LPG bisa menghubungi Pertamina Call Center 135,” tegas Mulyono.

Sumber: JPNN/Antara/berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Resmi Mulai 1 Juli 2026, Harga Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Turun

Pertamina resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi mulai 1 Juli 2026. Pertamina Dex, Dexlite, Pertamax Turbo…

2 jam ago

BRK Syariah Gandeng SMPN 37 Pekanbaru, Edukasi Keuangan dan Buka Ratusan Rekening SimPel

BRK Syariah membuka 300 rekening SimPel di SMPN 37 Pekanbaru sekaligus mengedukasi siswa tentang pentingnya…

3 jam ago

Buron Kasus Penganiayaan Maut di Rumbai Akhirnya Menyerahkan Diri ke Polisi

Terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang pria di Rumbai menyerahkan diri ke Polresta Pekanbaru dan…

4 jam ago

Kolaborasi TSA Unri dan Tanoto Fellow Tingkatkan Numerasi Siswa SD Lewat Permainan Edukatif

TSA Unri dan Tanoto Fellow Riau menghadirkan pembelajaran numerasi berbasis permainan di SDN 57 Pekanbaru…

4 jam ago

Pemko Pekanbaru Jamin Siswa Kurang Mampu Dapat 5 Setel Seragam Sekolah Gratis

Pemko Pekanbaru menyiapkan lima setel seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi 7.000 hingga 8.000 siswa…

4 jam ago

Pimpin Pawai Taaruf MTQ Riau, Bupati Afni Tekankan Anak Siak Harus Bisa Membaca Al-Qur’an

Bupati Siak Afni Zulkifli memimpin pawai taaruf MTQ Riau ke-44 dan menegaskan komitmen mencetak generasi…

4 jam ago