ILUSTRASI: Kompleks kantor Bupati Jayawijaya yang ikut terbakar dalam aksi demo yang berakhir rusuh di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9). (Dok Cepos/JPG)
WAMENA (RIAUPOS.CO) – Aparat TNI-Polri masih melakukan penyisiran untuk mengevakuasi korban jiwa pasca kerusuhan di Wamena, Papua. Hasilnya ditemukan korban meninggal dunia lainnya. Total sampai dengan pagi tercatat 22 warga sipil harus meregang nyawa akibat kerusuhan tersebut.
Jumlah itu bertambah dari update malam tadi, di mana korban jiwa berjumlah 16 orang. “22 meninggal dunia. Salah satunya meninggal di rumah sakit karena kritis,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi, Selasa (24/9).
Kamal menjelaskan, penyebab para korban tewas masih didalami. Namun, ada beberapa di antaranya yang terpanggang hidup-hidup karena ruko maupun kiosnya dibakar oleh massa. “Mereka ada satu keluarga yang terjebak, dibakar massa rumahnya,” terang Kamal.
Sebelumnya, pasca kerusuhan di Wamena pagi tadi, aparat TNI-Polri mulai mengidentifikasi korban jiwa akibat insiden tersebut. Tercatat, 16 masyarakat sipil dipastikan ikut menjadi korban jiwa akibat ulah massa anarkis.
“Iya sementata kita dapat 16 meninggal dunia masyarakat sipil,” ungkap Kapendam XVII/Cendrawasih Letkol CPL Eko Daryanto saat dihubungi, Senin (23/9).
Eko menuturkan, masyarakat sipil yang meninggal ini akibat terjebak di ruko-ruko yang dibakar oleh massa. Sedangkan ada beberapa yang masih diidentifikasi penyeban kematiannya. Aparat gabungan TNI-Polri sampai saat ini masih disiagakan di lokasi kerusuhan. Mereka mengantisipasi apabila terjadi aksi susulan.
Sumber: Jawapos.com
Editor: wws
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…