Categories: Nasional

M Kece Dilaporkan di 4 Tempat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – YouTuber M Kece dilaporkan sejumlah pihak ke aparat kepolisian terkait dugaan penghinaan agama Islam. Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyatakan, laporan terhadap M Kece itu telah diproses Bareskrim Polri.

"Proses sedang berjalan," kata Agus dikonfirmasi, Senin (23/8).

Agus mengatakan M Kece dilaporkan di empat tempat. Satu di Bareskrim, sementara tiga laporan lainnya pada kantor polisi kewilayahan. Agus menyampaikan, sejak awal pihaknya sudah mendeteksi terkait dugaan penghinaan Islam oleh M Kece. Menurutnya, kepolisian juga sudah melakukan patroli siber.

"Gabunganlah, kan viral. Kita ada Cyber Patrol, kalau netizen dapat masa kita nggak. Selanjutnya ada yang buat laporan ke Mabes Polri dan jajaran," ucapnya.

Agus memastikan, seluruh laporan terhadap M Kece bakal dilakukan penggabungan. Hal ini untuk memudahkan proses penanganan perkara.

"Semua akan dikumpulkan di Bareskrim. 1 di Bareskrim dan 3 di wilayah, kita satukan," ucap Agus.

Meski demikian, Agus enggan berkomentar kapan M Kece akan dipanggil. Dia hanya menyebut polisi masih memproses laporan tersebut.

Sebagaimana diketahui, YouTuber M Kece viral di media sosial, setelah ucapan kontroversial, hingga menimbulkan berbagai kecaman. M Kece dinilai telah menistakan agama Islam. Salah satu yang ia selewengkan adalah ucapan salam. "Assalamualaikum, warrahmatuyesus wabarakatu," ucap Muhammad Kece dalam video yang diunggahnya.

Tak hanya dalam ucapan salam, M Kece juga mengubah beberapa kalimat dalam ajaran Islam yang menyebut nama Rasulullah SAW. Hal itu diucapkan M Kece layaknya seorang muslim sedang menyampaikan khutbah. Namun beberapa kalimatnya diselewengkan.

"Alhamduyesus hirabbilalamin, segala puji dinaikan kehadiran Tuhan Yesus, bapak di surga yang layak dipuji dan disembah," urai M Kece sebelum memulai pidatonya.(jpg)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kampung Terendam Kini Punya Wajah Baru, Resmi Jadi Kampung Tangguh Antinarkoba

Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.

11 jam ago

Perjuangan Daerah Istimewa Riau Belum Padam, 130 Organisasi di Riau Tetap Solid Mendukung

Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.

11 jam ago

Sambut Event Bakar Tongkang, Rohil Hadirkan Aplikasi Pintar untuk Wisatawan

Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.

12 jam ago

Berdiri di Tanah Pemko, Satpol PP Pekanbaru Bongkar Warung dan Pagar Beton di Rumbai

Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…

2 hari ago

Penggerebekan Narkoba di Rohil Berujung Pembakaran Gudang, Warga Sudah Lama Resah

Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…

2 hari ago

Daftar Calon Rektor Unri, Mexsasai Indra Usung Visi Kampus Berdaya Saing Global

Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…

2 hari ago