mengenal-persalinan-normal-tanpa-rasa-sakit-dengan-metode-ila
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proses melahirkan secara normal tentu menjadi impian sebagian besar calon ibu. Masa pemulihan melahirkan secara normal tidak perlu waktu lama, seperti lewat caesar.
Calon ibu menginginkan melahirkan bayinya secara normal juga lantaran ingin merasakan menjadi wanita seutuhnya. Pilih melahirkan normal atau operasi caesar?
Sebagian besar ibu tentu ingin melahirkan dengan cara normal dan sebagian lainnya ingin melahirkan caesar saja agar rasa sakit tidak terlalu terasa. Menunggu persalinan normal dengan cara alami kadang juga memakan waktu lama dan menimbulkan stres.
Itu karena memikirkan nyeri saat melahirkan normal. Ini yang membuat sebagian para ibu tidak kuat dengan sakit yang tak tertahankan. Hal ini sebagaimana diungkapkan dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Herti Marni SpOG kepada Riaupos.co, Ahad (24/7/2022).
Dikatakan dia, saat ini ada metode melahirkan dengan cara normal, namun dapat meminimalisir rasa sakit. Hal ini sejalan dengan perkembangan ilmu kedokteran. Yakni dengan metode ILA (Intrathecal Labour Analgesia)
“Metode ILA ini bisa meringankan rasa sakit saat bagi para ibu yang ingin melahirkan normal,” ujar dr Herti.
Dijelaskan dia, ILA merupakan metode melahirkan normal dengan penyuntikan obat pereda nyeri pada bagian tulang belakang yang dapat untuk meminimalkan nyeri.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan di RSIA Budhi Mulia dan RSIA Annisa Pekanbaru ini menyebut, nyeri saat persalinan normal ini timbul akibat adanya kontraksi rahim dan pelebaran leher rahim sebagai respons tubuh untuk mempersiapkan kelahiran.
“Tak heran jika beberapa ibu hamil lebih memilih melahirkan dengan operasi caesar dibandingkan normal untuk menghindari rasa sakit ini,” paparnya.
Untuk para ibu yang mau melahirkan normal, sambung dia, tapi minimal nyeri ada persalinan dengan metode ILA dapat menjadi solusi bagi ibu yang menginginkan persalinan normal yang nyaman dan minim rasa sakit.
Metode ILA ini, anestesi yang diberikan akan memblok daerah yang disuntik sampai ke bagian tungkai bawah. Sehingga para ibu yang akan melahirkan normal dengan metode ILA tidak merasakan nyeri, namun tetap dapat menggerakkan kaki.
Adapun keuntungan persalinan dengan metode ILA sebagaimana dipaparkan dr Herti di antaranya:
1. Persalinan secara normal dan meminimalisir rasa nyeri.
2. Pemberian IMD bisa dilakukan langsung setelah persalinan.
3. Tidak menyebabkan stres atau trauma psikis pascapersalinan.
4. Efek samping yang minimal serta pemulihan lebih cepat.
5. Pada saat kontrasi dan mules, pasien tidak merasakan nyeri.
6. Penyembuhan lebih cepat.
Di balik keuntungan persalinan dengan metode ILA tersebut, beberapa kekurangannya di antaranya adalah persalinan yang berlangsung relatif lebih lama karena ibu tidak merasakan sensasi ingin mengedan sebagaimana persalinan biasa.
Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)
Editor: Edwar Yaman
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.