menyantap-gurihnya-burasa-makanan-khas-bugis-di-tembilahan
TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Burasa merupakan makanan khas dari Suku Bugis yang berbahan dasar beras, rasanya terkenal gurih dan sering dijadikan pendamping makanan berkuah.
Burasa ialah salah satu hidangan yang sering dijumpai saat hari Idulfitri serta Iduladha, namun makanan ini pun banyak dijajakan saat ramadan. Burasa yang merupakan salah satu varian beras atau nasi yang dibungkus menggunakan daun pisang ini, lalu kemudian diikat menggunakan tali.
Burasa terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan santan, kemudian diberikan garam secukupnya. Beras dimasak hingga mendidih dan seluruh santan meresap.
Berbeda dengan ketupat yang rasanya agak tawar, burasa memiliki rasa yang gurih. Hal ini dikarenakan penggunaan santan yang cukup royal saat proses pembuatannya.
Selain rasanya yang enak dan gurih, Burasa memiliki aroma yang wangi dan khas yang diperoleh dari daun pisang.
Burasa sering disantap bersama opor. Selain itu, Burasa juga dapat disantap dengan makanan berkuah maupun tidak berkuah rasanya tetap nikmat.
Untuk para penikmat Burasa tidak perlu menunggu lebaran lagi untuk menyantap lezatnya makanan khas ini. Karena di beberapa lokasi di Kota Tembilahan sudah tersedia.
Anda bisa berkeliling-keliling Tembilahan sambil ngabuburit untuk mencari Burasa. Pantauan Riaupos.co beberapa tempat yang menjual Burasa seperti di Jalan Soeberantas, Jalan Pangeran Hidayat, Jalan M Boya dan beberapa lapak sudah menjual Burasa dengan kisaran harga mulai Rp5 ribu per satuannya.
Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Eka G Putra
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…