Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, Saleh Partaonan Daulay.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Wasekjen PAN) Saleh Partaonan Daulay memastikan belum ada tawaran posisi apa pun dari pemerintah agar partainya bergabung dalam koalisi pemerintahan.
Saleh menegaskan bahwa PAN tidak butuh ditawarkan apa pun oleh pemerintah untuk bergabung dalam koalisi. ’’Sampai saat ini belum ada tawaran dan kami tidak minta untuk ditawarkan. Sampai sekarang Jokowi tidak ada menawarkan kepada kami apa-apa. Jadi, belum ada tawaran, catat itu dan kami juga tidak pernah minta untuk ditawarkan sampai sekarang ini,’’ ungkap Saleh di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Saleh menuturkan pertemuan Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR Zulkifli Hasan dengan Presiden Jokowi pascapemilu beberapa waktu lalu juga ditafsirkan beragam. Padahal, ujar dia, kalau penjelasan Zul, pertemuan itu hanya pelantikan, tidak ada pembicaraan apa pun termasuk kursi pimpinan MPR. ’’Biasalah hanya bicara kebangsaan,’’ tegasnya.
Selain itu, kata dia, ketika Zulkifli bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, sebagaimana yang dibahas dan dilaporkan dalam rapat harian DPP PAN bahwa itu hanya pertemuan biasa saja. Menurut dia, presiden bertanya tentang dinamika politik yang berkembang saat ini terjadi di Indonesia terutama di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Tiga kios semipermanen di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru terbakar. Seorang pedagang terluka, sementara api berhasil…
OMODA kembali ke Indonesia bersama JAECOO dan memperkenalkan O4 EV, mobil listrik berbasis AI dengan…
Pria 75 tahun di Inhu ditahan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap pasien dengan…
KPK menyita mobil Pajero Sport milik istri Bupati Kuansing Suhardiman Amby dalam penyidikan dugaan suap…
Akses keluar Tol Pekanbaru-Dumai menuju Kota Pekanbaru dialihkan ke Pintu Tol Bypass mulai 30 Juli…
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…