Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional, Saleh Partaonan Daulay.
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (Wasekjen PAN) Saleh Partaonan Daulay memastikan belum ada tawaran posisi apa pun dari pemerintah agar partainya bergabung dalam koalisi pemerintahan.
Saleh menegaskan bahwa PAN tidak butuh ditawarkan apa pun oleh pemerintah untuk bergabung dalam koalisi. ’’Sampai saat ini belum ada tawaran dan kami tidak minta untuk ditawarkan. Sampai sekarang Jokowi tidak ada menawarkan kepada kami apa-apa. Jadi, belum ada tawaran, catat itu dan kami juga tidak pernah minta untuk ditawarkan sampai sekarang ini,’’ ungkap Saleh di gedung DPR, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Saleh menuturkan pertemuan Ketua Umum PAN yang juga Ketua MPR Zulkifli Hasan dengan Presiden Jokowi pascapemilu beberapa waktu lalu juga ditafsirkan beragam. Padahal, ujar dia, kalau penjelasan Zul, pertemuan itu hanya pelantikan, tidak ada pembicaraan apa pun termasuk kursi pimpinan MPR. ’’Biasalah hanya bicara kebangsaan,’’ tegasnya.
Selain itu, kata dia, ketika Zulkifli bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, sebagaimana yang dibahas dan dilaporkan dalam rapat harian DPP PAN bahwa itu hanya pertemuan biasa saja. Menurut dia, presiden bertanya tentang dinamika politik yang berkembang saat ini terjadi di Indonesia terutama di Jakarta beberapa waktu yang lalu.
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.