imlek-bukan-hanya-milik-orang-cina
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Hari Raya Imlek 2020 jatuh pada 25 Januari ini. Saatnya berbahagia dan bersuka cita di tahun tikus logam.
Kepada JawaPos.com, Jumat (24/1), Koko Jakarta 2019 Andreas Lumampauw mengatakan, Imlek memiliki dua makna. Pertama adalah makna keagamaan, dan kedua adalah makna silaturahmi.
"Makna keagamaan di mana masyarakat Cina berdoa menghormati leluhur, dan juga Imlek adalah budaya perayaan keberagaman yang sudah berbaur dengan masyarakat. Semua ikut merayakan, bersuka cita," katanya.
Andreas pun menegaskan bahwa meskipun dikenal sebagai tahun baru masyarakat Cina, tak serta merta Imlek hanya bisa dirayakan oleh orang Cina.
"Imlek bukan dirayakan oleh masyarakat Cina saja. Tapi semuanya menikmati keberagaman dengan berbagai atraksi yang ada," ujarnya.
Secara pribadi, Andreas biasanya menghabiskan Imlek dengan bersilaturahmi dan makan bareng keluarga. "Paginya bersilaturahmi, dan bersuka cita dengan penampilan terbaik," ungkapnya.
Sumber : Jawapos.com
Editor : Rinaldi
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…