idap-kanker-usus-mundur-dari-dunia-terbalik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Aktor senior Henky Solaiman memilih mundur dari perannya sebagai Wak Sain dalam sinetron Dunia Terbalik. Bukan karena melakukan tindakan yang melanggar aturan, pria 78 tahun itu justru berhenti lantaran harus fokus menjalani pengobatan.
Bintang film 3 Dara tersebut divonis mengidap kanker usus sejak setahun silam. "Jadi saya bersyukur, Pak Jack (sutradara Dunia Terbalik) sangat pengertian. Jadi saya mundur bukan karena membuat kesalahan. Enggak. Tapi karena mengidap kanker usus," ungkapnya.
Meski divonis mengidap penyakit serius, namun pria kelahiran Bandung itu terlihat cukup santai. Dia mengaku, penyakit tak menghalanginya untuk beraktivitas termasuk syuting.
"Saya baik-baik saja. Kanker itu kedengarannya saja seram. Tapi penyakit ini sama saja seperti pilek. Hanya saja, kanker memang membutuhkan perawatan yang cukup lama. Jadi memakan waktu," ungkapnya.
Dalam penampilan terakhirnya di sinetron Dunia Terbalik pada 21 Januari 2020, Wak Sain diceritakan meninggal dunia di Kampung Ciraos lantaran sakit. Namun skenario itu, tak mudah untuk diterima aktor lainnya.
"Waktu baca skrip, kami tahu Om Hengky kemungkinan besar sudah tidak akan bersama kami lagi. Mungkin ini menjadi hari terakhir kami syuting dengan beliau," ujar Agus Kuncoro yang merupakan lawan main Hengky di Dunia Terbalik.(int/eca)
Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…
Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…
Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…
Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…
Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…
Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…